Indonesia Bakal Bikin Mobil Berstandar Tinggi

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Indonesia adalah salah satu negara di Asia Tenggara, yang menjadi basis produksi kendaraan bermotor dengan merek Jepang. Selain dipasarkan di dalam negeri, unit-unit tersebut juga jadi dikapalkan ke berbagai negara.

Menurut informasi dari Kementerian Perindustrian, kendaraan bermotor produksi dalam negeri telah mampu menembus pasar ekspor ke lebih dari 80 negara di dunia.

Pada tahun lalu, jumlah yang dikapalkan secara utuh mencapai 232,17 ribu unit atau senilai Rp41,73 triliun. Padahal, hal itu dilakukan di tengah adanya pandemi yang sampai sekarang masih melanda.

“Kami terus mengupayakan, agar sektor otomotif bisa kembali memproduksi kendaraan dengan rata-rata sebanyak 1,2 juta unit per tahun,” ujar Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Rabu 3 Maret 2021.

Selain memberikan berbagai insentif untuk mendorong percepatan pemulihan sektor tersebut, pemerintah juga mendorong perluasan pasar ekspor kendaraan, salah satunya ke Australia yang telah memiliki perjanjian perdagangan.

“Rencananya, kami akan ke Jepang dalam waktu dekat untuk melakukan pembicaraan dengan para prinsipal, agar segera memberi izin kepada APM (Agen Pemegang Merek) di Indonesia untuk mengekspor kendaraan ke Australia,” tuturnya.

Dengan demikian, kata Menperin, produsen di Indonesia dapat segera bersiap memproduksi kendaraan dengan model yang diminati pasar Australia, yang selama ini sulit ditembus karena adanya beberapa perbedaan.

Selain jenis kendaraan yang laris, pasar otomotif di Negeri Kanguru juga memiliki standar yang lebih tinggi. Salah satu contohnya, negara tersebut sudah mewajibkan semua kendaraan bermotor dibekali dengan peranti anti-lock braking system atau ABS.

Australia juga sudah memiliki organisasi Australian New Car Assesstment Program atau ANCAP sejak 1993, yang bertanggung jawab menguji semua mobil baru yang dijual ke konsumen. ANCAP juga memiliki kontribusi besar dalam pembentukan ASEAN NCAP, yang resmi berdiri pada 2011.