Indonesia Belajar dari Jerman Setop Penggunaan Batubara

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Kanselir/ Menteri Ekonomi dan Iklim Jerman, Robert Habeck di Hannover Congress Centrum.

Dalam pertemuan kali ini Airlangga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk melakukan kolaborasi dengan Jerman untuk mensinergikan agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia dan Presidensi G7 Jerman serta penguatan kerjasama ekonomi, perdagangan dan investasi kedua negara melalui pembentukan platform mekanisme bilateral di bidang ekonomi.

Dalam pembicaraan, kedua Menteri sepakat untuk berkolaborasi dalam mendorong transisi energi dan langkah climate mitigation sebagai upaya penurunan emisi global perubahan iklim serta energy transition melalui antara lain penggunaan teknologi energi solar/PLTS dan hidrogen.

"Indonesia mendorong agar Jerman dapat menjadikan Indonesia sebagai basis produksi teknologi Photovoltaic (PV) dan bertukar pengalaman dalam mem-phase out penggunaan batu bara serta penggunaan teknologi energi hidrogen," kata Airlangga di Jakarta, Selasa (31/5).

Kedua negara juga sepakat untuk mendorong pengembangan infrastruktur teknologi digital yang saat ini tengah dilanda disrupsi rantai pasok akibat kondisi perekonomian global yang masih tidak menentu karena Pandemi Covid dan perang di Ukraina.

Salah satu area kerja sama yang akan didorong untuk dikembangkan terkait kerjasama pendidikan vokasi dengan memanfaatkan Pusat Industri Digital (PIDI) 4.0 yang diluncurkan di Indonesia tahun lalu.

Dalam kesempatan pertemuan, keduanya juga bertukar informasi mengenai penanganan dan strategi Pandemi Covid-19 di masing-masing negara. Menteri Habeck menyampaikan kekagumannya atas keberhasilan Indonesia dalam menurunkan dan mengendalikan kasus Covid-19 melalui strategi yang sebagai capaian dan terobosan sebagai langkah pendorong perekonomian nasional.

Airlangga hadir di Hannover untuk memenuhi undangan pihak penyelenggara Deutsche Messe AG pada acara pembukaan Opening Ceremony Pameran Industri Hannover Messe 2022. Indonesia merupakan Partner Country pada Hannover Messe 2021 yang diadakan secara fully digital pada bulan April lalu karena Pandemi Covid-19.

Sebagai bentuk kepercayaan pihak penyelenggara kembali menetapkan Indonesia sebagai Official Partner Country Hannover Messe 2023.

Bagi kedua negara, tahun ini merupakan tahun yang istimewa, di mana hubungan bilateral Indonesia-Jerman memasuki usia ke-70 tahun ditambah lagi mendapatkan kehormatan sebagai presidensi G20 dan G7 yang beranggotakan negara-negara dengan kekuatan ekonomi besar di dunia.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel