Indonesia Butuh Investor Kejar Target Lifting Migas

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, pemerintah terus mendorong investasi untuk menguatkan industri minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia. Dengan demikian, harus ada perbaikan iklim investasi untuk menjadi daya tarik bagi para investor.

"Kita harus menciptakan iklim investasi yang memang memberikan daya tarik untuk masuknya investor-investor besar bekerja sama dengan pelaku-pelaku usaha di dalam negeri," kata dia di Jakarta Convention Center, Rabu (27/7).

Dia menjelaskan, kerja sama tersebut untuk mengembangkan sumber daya alam yang berkaitan dengan industri migas, sehingga bisa berdampak positif terhadap ekonomi nasional. Salah satunya untuk mencapai target lifting minyak bumi sebanyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan 12 miliar kaki kubik gas per hari (BSCFD) pada 2030.

"Untuk bisa menumbuhkan pertumbuhan industri hulu-nya, jadi kita terus bisa melakukan banyak eksplorasi," ujar dia.

Sebelumnya, Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor hulu minyak dan gas bumi (migas). Untuk itu, dia meminta eksplorasi migas Indonesia perlu ditingkatkan agar bisa memunculkan efek berganda ke depannya.

"Kita harapkan bahwa eksplorasi migas ini supaya terus ditingkatkan, karena multiplier effect-nya besar sekali terhadap hal lain. Selain juga menjadi sebagai memberikan pendapat negara termasuk juga penggunaan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri)," kata dia dalam Forum Kapasitas Nasional II di Jakarta, Rabu (27/7).

Melihat potensi pengembangan hulu migas di Indonesia, Maruf memandang perlu adanya pertumbuhan dari sisi pengusaha. Sehingga bisa menambah upaya produksi sektor hulu migas. "Saya mendapat laporan tadi, kita punya beberapa titik yang bisa dieksplorasi, tinggal hanya menunggu waktu supaya kita mampu membangun kemandirian energi," ujarnya.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel