Indonesia dan Kanada terus perkuat kerja sama bidang ketenagakerjaan

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah di awal kunjungan kerja di Swiss telah melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Tenaga Kerja Kanada Seamus O'Regan dalam rangka memperkuat kerja sama kedua negara khususnya di bidang ketenagakerjaan.

Dalam keterangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang diterima di Jakarta, Kamis, Menaker mengatakan Indonesia dan Kanada telah memiliki hubungan erat dalam berbagai bidang seperti melalui kerangka Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (Asia-Pacific Economic Cooperation/APEC), G20 dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selain itu, Indonesia dan Kanada juga memiliki hubungan kerja sama melalui forum Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA), yang dibuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, perdagangan dan investasi, termasuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat kedua negara.

"Indonesia berharap forum ICA-CEPA dapat menjadi wadah bagi kedua negara untuk bertukar pikiran, berdiskusi dan mendalami isu-isu perdagangan yang menguntungkan kedua belah pihak, yang juga dapat mendukung peningkatan sektor ketenagakerjaan," kata Menaker Ida di Jenewa, Swiss, Rabu (8/6).

Baca juga: Indonesia jajaki kerja sama pemagangan dengan Amerika Serikat

Baca juga: Indonesia-Malaysia sepakat perbarui kerja sama sistem penempatan PMI

Sebelumnya, pemerintah Kanada telah mengusulkan membentuk Working Group on Labour (Kelompok Kerja Ketenagakerjaan) pada pertemuan ICA-CEPA. Kelompok itu difungsikan untuk membahas isu-isu ketenagakerjaan dalam forum ICA-CEPA.

Namun, Ida mengatakan pembahasan isu ketenagakerjaan hendaknya tetap dimasukkan sebagai bagian dari Economic and Technical Cooperation Working Group. Mengingat isu ketenagakerjaan erat kaitannya dengan isu ekonomi lintas instansi lainnya.

"Adapun salah satu usulan kegiatannya adalah dengan membentuk forum diskusi reguler atau tahunan untuk pertukaran pandangan dan kepentingan masing-masing negara, untuk mencari solusi bersama dan tidak ada komitmen lebih lanjut maupun ke arah negosiasi," tuturnya.

Selama ini Indonesia memiliki beberapa kerja sama dengan beberapa negara di bidang ketenagakerjaan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi di bidang transformasi digital, jaminan sosial, informasi pasar tenaga kerja, pelatihan dan produktivitas serta pengawasan ketenagakerjaan dan K3.

Dia berharap pertemuan itu juga menjadi awal penguatan kerja sama bidang ketenagakerjaan antar kedua negara.

"Saya berharap Indonesia dapat memperluas kerja samanya dengan Kanada dalam hal peningkatan capacity building, khususnya di bidang ketenagakerjaan," kata Ida.

Dalam kesempatan tersebut, Menaker juga menyampaikan harapannya akan dukungan Kanada terkait pelaksanaan pertemuan ketiga Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan (The 3rd Employment Working Group/EWG Meeting) G20, khususnya terkait penyusunan konsep Deklarasi Menteri Perburuhan dan Ketenagakerjaan negara-negara G20.

Baca juga: RI usulkan peningkatan kerja sama ketenagakerjaan dengan Singapura

Baca juga: Kemnaker-Huawei kerja sama tingkatkan kompetensi lulusan SMK

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel