Indonesia dan Kazakhstan Gelar Lomba Melukis Agar Eratkan Hubungan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Nur-Sultan - Perwakilan pemerintah Indonesia dan Kazakhstan menggelar lomba seni lukis untuk merayakan persahabatan kedua negara. Acara ini adalah rangka perayaan 76 tahun HUT RI, 30 tahun HUT Kemerdekaan Kazakhstan, serta 28 tahun Hubungan Diplomatik RI-Kazakhstan.

Peserta lomba melukis ini adalah para anak-anak dan remaja kedua negara. Ada 400 peserta yang terlibat sejak Juli 2021 lalu.

Dilansir situs Kemlu, Kamis (21/10/2021), pameran lukis yang tengah berlangsung di Nur-Sultan dan nantinya juga di Jakarta. Ada 15 lukisan dari masing-masing negara yang dipamerkan.

Acara pengumuman pemenang sebagai kegiatan puncak "Lomba dan Pameran Lukis" yang dinanti-nantikan oleh para peserta telah dilaksanakan di gedung Library of the First President di Nur-Sultan pada hari Jumat, tanggal 15 Oktober 2021.

Acara penghargaan pemenang sekaligus pembukaan pameran yang digelar sederhana namun meriah tersebut dihadiri oleh para peserta lomba dari Kazakhstan serta tamu undangan yang berasal dari kalangan diplomatik, seni budaya, serta masyarakat umum. Sejumlah peserta lomba dari Indonesia juga turut berkesempatan hadir secara virtual melalui aplikasi zoom.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Lukisan Tanah Lot

Lukisan bertema Tanah Lot di acara lomba melukis Indonesia-Uzbekistan. Dok: Kemlu
Lukisan bertema Tanah Lot di acara lomba melukis Indonesia-Uzbekistan. Dok: Kemlu

Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan, Rahmat Pramono, yang merupakan inisiator dari kegiatan lomba dan pameran ini, turut hadir memberikan sambutannya melalui rekaman video.

Kepala Perpustakaan Nasional RI, M. Syarif Bando, juga menyapa Direktur First President Library, Temirbolat Bakhytzhan, secara online dari Jakarta.

Sebagai gesture kerja sama, Kepala Perpustakaan Nasional menyampaikan lukisan bertema Tanah Lot dari pelukis Indonesia, Syafruddin, kepada Direktur First President Library, yang diwakilkan oleh KUAI KBRI Nur-Sultan, Sugeng Wahono.

​Kolaborasi lima pihak ini merupakan kegiatan penting yang memiliki nilai simbolik bagi hubungan persahabatan Indonesia dan Kazakhstan. Kemlu berharap melalui kegiatan kreatif yang menumbuhkan cinta terhadap seni dan apresiasi keragaman budaya di kalangan generasi muda ini, sehingga pesahabatan antar-masyarakat kedua negara makin erat.

Seluruh nama-nama dan karya pemenang lomba dapat dilihat pada website dan media sosial KBRI Nur-Sultan. Pameran di First President Library, Nur-Sultan, masih akan berlangsung hingga tanggal 15 November 2021. Setelahnya, pameran yang sama juga akan digelar di Perpustakaan Nasional RI di Jakarta, pada bulan Desember 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel