Indonesia dan Thailand Diharapkan Perkuat Kerja Sama Pariwisata dan Perdagangan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Bangkok - Indonesia dan Thailand diharapkan dapat memperkuat kerja sama, terutama di bidang pariwisata dan perdagangan.

“Masuknya Indonesia ke dalam daftar 63 negara yang dapat masuk Thailand tanpa karantina per 1 November 2021 membuka peluang pemulihan kembali kunjungan wisatawan Indonesia ke Thailand. Kebijakan ini juga sekaligus mendorong peningkatan kerja sama bilateral bidang lain seperti ekonomi perdagangan”.

Pernyataan ini disampaikan oleh Duta Besar RI Bangkok Rachmat Budiman ketika bertemu Gubernur Phuket, Gubernur Krabi dan Wakil Gubernur Surat Thani dalam rangkaian kunjungan kerja, tanggal 1-4 November 2021. Demikian seperti dikutip dari laman Kemlu, Senin (8/11/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Rachmat Budiman juga mengapresiasi pelaksanaan program Phuket Sandbox, 7+7 extension, dan Samui Plus dalam menghidupkan sektor pariwisata di masa pandemi Covid-19. Ketiga program tersebut dipandang sebagai alternatif untuk menghidupkan sektor pariwisata di masa pandemi. Melalui program ini, kegiatan bisnis pariwisata di Phuket, Krabi dan Surat Thani terlihat mulai menggeliat kembali.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

pemulihan Pariwisata

Wisatawan tiba di Bandara Internasional Suvarnabhumi di Bangkok, Thailand, Senin (1/11/2021). Thailand mulai Senin ini telah dibuka kembali untuk turis mancanegara yang divaksinasi penuh tanpa perlu menjalani proses karantina Covid-19. (AP Photo/Sakchai Lalit)
Wisatawan tiba di Bandara Internasional Suvarnabhumi di Bangkok, Thailand, Senin (1/11/2021). Thailand mulai Senin ini telah dibuka kembali untuk turis mancanegara yang divaksinasi penuh tanpa perlu menjalani proses karantina Covid-19. (AP Photo/Sakchai Lalit)

Terkait upaya menghidupkan kembali sektor pariwisata di Indonesia pada masa pandemi Covid-19, Dubes Rachmat Budiman juga berbagi informasi tentang pembukaan kembali Pulau Bali dan Kepulauan Riau untuk wisatawan asing dari 19 negara sejak 14 Oktober 2021.

Berbeda dengan program Phuket Sandbox dan Samui Plus, program dibukanya kembali Pulau Bali dan Kepulauan Riau masih mensyaratkan adanya karantina wisatawan asing masuk ke Bali.

Terkait hal di atas, telah dibahas kesiapan kedua pihak untuk melakukan berbagai inisiatif kerja sama pemajuan sektor pariwisata, termasuk kerja sama promosi dan mendorong adanya konektivitas antara Phuket dan Bali.

Pada kesempatan tersebut, Duta Besar Rachmat juga mengajak perlunya penguatan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi melalui fasilitasi partisipasi pelaku usaha kedua negara dalam berbagai pameran perdagangan dan investasi yang dilaksanakan baik di Indonesia maupun di Thailand.

Duta Besar Rachmat juga mengundang para pelaku usaha di tiga provinsi tersebut untuk dapat mengikuti kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI) yang menyediakan berbagai produk unggulan, barang dan jasa dari Indonesia secara daring.

Kegiatan juga dapat menjadi platform untuk memperluas jejaring kerja dengan pelaku usaha Indonesia.

Lebih lanjut, KBRI Bangkok juga siap memfasilitasi peningkatan kerja sama ekonomi perdagangan melalui hubungan langsung antar swasta kedua negara.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel