Indonesia Dianggap Tidak Layak Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023: Mepet Piala Dunia U-20!

Bola.com, Seoul - Keputusan PSSI maju dalam pencalonan kandidat tuan rumah Piala Asia 2023 mendapatkan cibirian. Media Korea Selatan, JoongAng Daily, menilai Indonesia tak layak menggelar turnamen tersebut.

Dalam sebuah berita yang tayang pada Senin (18/7/2022), JoongAng Daily mencoba mengurai kelayakan dari empat kandidat tuan rumah Piala Asia 2023. Seperti diketahui, AFC telah mengonfirmasi Indonesia, Australia, Qatar, dan Korea Selatan yang maju untuk bersaing.

Keempat negara itu akan memperebutkan status tuan rumah Piala Asia 2023 yang dilepas China karena pandemi COVID-19. Menurut mereka, Korea Selatan menjadi negara yang paling siap menggelar event tersebut.

"Korea masih diuntungkan dari infrastruktur yang pernah digunakan pada Piala Dunia 2002. Stadion-stadion itu telah diuji secara teratur dengan beberapa kejuaraan seperti Piala EAFF, Asian Games 2014, dan Piala Dunia U-20 2017," tulis JoongAng Daily.

"Korea juga saat ini tidak memiliki jadwal untuk menjadi tuan rumah turnamen sepak bola besar tahun depan dan tidak punya cuaca ekstrim pada Juni," tambah mereka.

 

 

Terlalu Mepet

Suasana pesta kembang api saat pembukaan Asian Games di SUGBK, Jakarta, Sabtu, (18/8/2018). Pesta kembang api membuat langit Jakarta semakin gemerlap. (Bola.com/Peksi Cahyo)
Suasana pesta kembang api saat pembukaan Asian Games di SUGBK, Jakarta, Sabtu, (18/8/2018). Pesta kembang api membuat langit Jakarta semakin gemerlap. (Bola.com/Peksi Cahyo)

JoongAng Daily tak menampik Indonesia punya pengalaman menggelar event internasional dan infrastruktur yang memadahi.

Namun, kesiapan menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 dipertanyakan karena juga akan menggelar Piala Dunia U-20 2023 pada waktu yang berdekatan.

"Indonesia, tuan rumah Asian Games 2018 juga punya infrastruktur. Namun, akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 mulai 20 Mei sampai 11 Juni tahun depan," tulis mereka.

"Itu meninggalkan masalah yang sama bagi negara Asia Tenggara tersebut. Masalah yang mirip dengan Australia," jelas mereka.

 

Bikin Kaget

Suasana pesta kembang api saat pembukaan Asian Games di SUGBK, Jakarta, Sabtu, (18/8/2018). Pesta kembang api membuat langit Jakarta semakin gemerlap. (Bola.com/Peksi Cahyo)
Suasana pesta kembang api saat pembukaan Asian Games di SUGBK, Jakarta, Sabtu, (18/8/2018). Pesta kembang api membuat langit Jakarta semakin gemerlap. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Pengumuman kandidat negara tuan rumah Piala Asia 2023 juga membuat kaget media Malaysia, Berita Harian. Pasalnya, ada nama Indonesia yang menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara.

"AFC harus mencari tuan rumah baru untuk Piala Asia menyusul China mundur karena pandemi COVID-19," tulis Berita Harian.

"Kehadiran Indonesia di antara empat kandidat yang terlibat cukup mengejutkan. Sebelumnya, ada Jepang yang disebut-sebut berminat menjadi tuan rumah Piala Asia 2023," tulis mereka.

Diumumkan Oktober 2022

Menit ke-6, Indonesia berhasil membuka keunggulan. Dimas Drajad menyambut operan Asnawi dengan sundulan terarah untuk menjebol gawang Nepal. (Dok. PSSI)
Menit ke-6, Indonesia berhasil membuka keunggulan. Dimas Drajad menyambut operan Asnawi dengan sundulan terarah untuk menjebol gawang Nepal. (Dok. PSSI)

AFC akan mengevaluasi penawaran dari empat calon tuan rumah oleh Administrasi AFC, sebelum diambil keputusan pada Oktober 2022 oleh Komite Eksekutif (Exco).

Sampai hari yang telah ditetapkan, kandidat dipersilakan untuk melakukan persiapan, mulai dari penetapan stadion dan kelengkapan-kelengkapan lainnya.

"Evaluasi keseluruhan dari penawaran akan dilakukan oleh Administrasi AFC sebelum pemilihan dan pengumuman tuan rumah oleh Komite Eksekutif AFC pada 17 Oktober 2022," bunyi pernyataan AFC.

Menpora Optimistis

Menpora Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020). (Bola.com/Zulfirdaus Harahap).
Menpora Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020). (Bola.com/Zulfirdaus Harahap).

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menyebut niat Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 mendapatkan tantangan berat dari Qatar. Namun, Zainudin Amali optimistis Indonesia bisa terpilih.

"Pesaing kita ini kan lumayan ya, terutama Qatar. Jadi, ya mudah-mudahan AFC ada pertimbangannya," kata Zainudin Amali.

Piala Asia 2023 akan digelar pada 16 Juni sampai 16 Juli 2023. Waktu tersebut hanya sebulan setelah Indonesia menggelar Piala Dunia U-20 2023 yakni pada 20 Mei sampai 11 Juni 2023.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel