Indonesia Fokus Siapkan Protokol Kesehatan Aman untuk FIBA Asia Cup 2021

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Panitia pelaksana fokus mempersiapkan panduan protokol kesehatan yang aman untuk penyelenggaraan kejuaraan bola basket FIBA Asia Cup 2021 di Jakarta pada 19-27 Agustus.

Dalam rapat pleno perdana di Jakarta, Selasa (20/4/2021), Ketua Panitia Pelaksana FIBA Asia Cup 2021 Junas Miradiarsyah mengatakan panduan protokol itu menjadi penting karena ajang tersebut bakal menjadi pentas olahraga internasional perdana yang digelar di Indonesia dalam situasi pandemi COVID-19.

“Saya ingin tekankan kepada seluruh panpel agar kami menggelar turnamen yang diikuti 16 negara Asia ini dengan aman dan memenuhi protokol kesehatan yang ditetapkan negara dan FIBA,” ujar Junas, melalui rilis yang diterima Bola.com, Kamis (22/4/2201).

“Kita bisa melakukan itu, tak hanya sukses penyelenggaraan yang bisa diraih, tapi juga berhasil mempromosikan kepada dunia bahwa penanganan COVID-19 di Indonesia berjalan baik," imbuh Junas.

Demi mewujudkan misi tersebut, ia telah meminta kepada lima bidang yang membidani kepanitiaan FIBA Asia Cup Indonesia 202I, yakni administrasi, keuangan, operasional, komunikasi, dan marketing-komersial agar menyertakan dan memenuhi protokol kesehatan di setiap kegiatan yang dilakukan.

Junas memastikan penerapan protokol kesehatan dijalankan di setiap kegiatan FIBA Asia Cup 2021. Untuk bidang operasional misalnya, panitia harus memantau para pemain mulai dari setibanya di bandara, menaiki bus ke hotel hingga pada saat latihan maupun bertanding. Semua harus melewati tahapan yang ketat.

Bisa Ulangi Kesuksesan Asian Games 2018

Logo FIBA Asia Cup 2021. (Media FIBA  Asia)
Logo FIBA Asia Cup 2021. (Media FIBA Asia)

Junas mengakui menggelar kompetisi di tengah situasi pandemi tidak mudah. Apalagi FIBA mempunyai kriteria sendiri dalam penyelenggaraan FIBA Asia Cup 2021 ini, seperti venue kompetisi yang berkelas, standar dunia dalam pelayanan dan fasilitas bagi peserta, standar tinggi dalam infrastruktur teknologi dan komunikasi, serta memuaskan seluruh kontingen.

Meski demikian, Junas optimistis FIBA Asia Cup 2021 bisa mengulang kesuksesan Asian Games 2018.

“Kami harus optimistis. Pertama, dukungan total yang diberikan pemerintah. Kedua, pencinta olahraga nasional lagi bergairah lagi setelah hampir dua tahun vakum dari kegiatan olahraga,” ujar Junas.

”Dan ketiga, kita harus bangkit dan menunjukkan bahwa Indonesia mampu dan bisa sukses menjadi tuan rumah yang baik. Kita pernah membuktikan hal itu," sambung dia.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini