Indonesia giat membangun kerja sama di tengah situasi penuh rivalitas

Presiden RI Joko Widodo dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio di Tokyo menekankan Indonesia giat membangun kerja sama dan persahabatan dengan negara-negara dunia di tengah situasi global yang penuh rivalitas.

"Pesan yang disampaikan Presiden pada intinya adalah di tengah situasi dunia yang penuh rivalitas, Indonesia justru lebih giat membangun kerja sama dan persahabatan dengan negara-negara dunia," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan secara daring yang dipantau, di Jakarta, Rabu malam.

Menurut Menlu, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia akan terus merajut persahabatan demi stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran dunia.

Baca juga: PM Kishida: Kunjugan Presiden Jokowi momentum pererat dua negara

"Atas pertanyaan PM Kishida, Presiden menyampaikan kunjungan ke Kyiv dan Moskow. Pesan senada disampaikan Presiden pada saat berbicara mengenai situasi Laut China Selatan," kata Menlu.

Menlu mengatakan Presiden Jokowi menyatakan pentingnya semua negara menjaga stabilitas perdamaian di Laut China Selatan. Satu-satunya jalan agar stabilitas dan perdamaian terjaga dengan menghormati hukum internasional, terutama UNCLOS 1982.

Baca juga: RI-Jepang akan tandatangani perubahan IJEPA di sela-sela KTT G20
Baca juga: Indonesia dan Jepang sepakat perkuat kerja sama maritim hingga energi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel