Indonesia Habiskan Rp314,7 Miliar untuk Renovasi Stadion dan Lapangan Latihan Piala Dunia U-20 2021

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pemerintah mulai menggeliat menatap Piala Dunia U-20 2021. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenpuPR) menandatangani kontrak dan sepak mula renovasi stadion dan lapangan latihan untuk turnamen tersebut pada Jumat (6/11/2020).

Renovasi infrastruktur utama untuk Piala Dunia U-20 2021 itu akan menghabiskan anggaran sebesar Rp314,7 miliar. Sejumlah Rp152,9 miliar di antaranya dialokasikan untuk memoles stadion dan sejumlah lapangan latihan di Bali.

Plt Dirjen Cipta Karya, Denis Hidayat Sumadilaga, menerangkan bahwa sesuai Keputusan Presiden (Keppres) No. 19 2020, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, ditetapkan sebagai Ketua Bidang Sarana dan Pra Sarana untuk Piala Dunia U-20 2021. Sesuai Inpres 8 2020, ada dua stadion dan 15 lapangan latihan yang akan dipugar.

"Ini kemudian dibagi menjadi tiga paket kontruksi fisik dan tiga paket konsultan manajemen," kata Denis dalam acara Penandatanganan Kontrak & Kick Off Renovasi Stadion & Sepak Bola di YouTube KemenPUPR.

Paket pertama renovasi adalah Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar plus empat lapangan latihan yang meliputi Stadion I Gusti Ngurah Ray, Denpasar, Stadion Gelora Tri Sakti, Badung, Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, dan Stadion Gelora Samudra, Badung. Proyek ini akan dikerjakan oleh PT PP Persero.

Paket Kedua

Aktivitas pembenahan lapangan Kottabarat, Kota Solo, sebagai lapangan pendukung untuk gelaran Piala Dunia U-20 tahun 2021. (Bola.com/Vincentius Atmaja)
Aktivitas pembenahan lapangan Kottabarat, Kota Solo, sebagai lapangan pendukung untuk gelaran Piala Dunia U-20 tahun 2021. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Paket kedua renovasi adalah di Solo, Jawa Tengah. Peremajaan infrastruktur meliputi Stadion Manahan, Solo dan empat lapangan latihan penunjang yaitu Stadion Sriwedari, Lapangan Kottabarat, Lapangan Banyuanyar, dan Lapangan Sriwaru.

"Untuk pekerjaan paket dua ini dilaksanakan oleh PT Nindya Karya Wilayah II dengan nilai kontrak Rp78,8 miliar," tutur Denis.

Paket renovasi yang ketiga melibatkan tiga wilayah. Pertama di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan yang mencakup tujuh lapangan latihan.

Tiga lapangan di Jawa Barat yang akan dipugar terdiri dari Stadion Sidolik, Bandung, Lapangan IPDN, Jatinangor, dan Lapangan Jati Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Adapun, di Jawa Timur yakni Stadion Bangkalan. Sementara di Sumatera Selatan, meliputi latihan atletik, panahan, base ball di komplek Stadion Jakabaring, Palembang.

"Ini juga dikerjakan PT Nindya Karya II dengan nilai kontrak Rp83 miliar. Pekerjaan renovasi ini diagendakan berjalan selama enam bulan atau 180 hari kalender. Kami harap pekerjaan ini dikerjakan dengan baik, tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya, tepat administrasi, dan manfaat," jelas Dennis.

Video