Indonesia-Jerman Sepakat Investasi 60 Juta Euro

  • Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Tempo
    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2013, pemerintah mulai menjalankan roadmap pengurangan subsidi listrik. Sejak saat itu, tarif listrik industri besar, menengah, dan rumah tangga mewah dinaikkan secara bertahap. Diharapkan, program ini dapat memangkas subsidi listrik sebesar Rp 10,96 triliun. (Baca juga : PLN Didesak Cabut Subsidi Rumah Mewah). …

  • Pemprov DKI tolak gratiskan sewa lahan ke PT Jakarta Monorail

    Pemprov DKI tolak gratiskan sewa lahan ke PT Jakarta Monorail

    Merdeka.com
    Pemprov DKI tolak gratiskan sewa lahan ke PT Jakarta Monorail

    MERDEKA.COM. Ketua Bappeda Provinsi DKI Jakarta Andi Baso mengatakan PT Jakarta Monorail, selaku pemegang konsesi dan juga investor, meminta pengelolaan lahan komersial stasiun monorail dan sekitarnya diberikan secara gratis. Hal ini menjadi ganjalan karena melanggar aturan."Diberikan gratis secara aturan melanggar UU. Kami staf tidak mau. Kalau tidak minta gratis sebetulnya sudah jalan," ujarnya di Universitas Tarumanegara, Jakarta, Sabtu (19/4).Menurutnya, konsorsium yang mayoritas sahamnya …

  • Banjir besar mulai ancam warga selatan Jakarta

    Banjir besar mulai ancam warga selatan Jakarta

    Merdeka.com
    Banjir besar mulai ancam warga selatan Jakarta

    MERDEKA.COM. Ketua Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Andi Baso M, mengingatkan tingginya pertumbuhan properti di kawasan selatan Jakarta membuat wilayah tersebut berpotensi mengalami penurunan permukaan tanah. Penurunan permukaan tanah telah terjadi di utara dan barat Jakarta di mana tiap tahunnya turun sekitar 7 cm."Selatan itu saat ini memang relatif aman tidak terjadi penurunan tanah tapi karena di kawasan itu banyak perumahan dan jarang penghijauan jadinya akan berpotensial mengalami penurunan …

London (ANTARA) - Promosi terpadu pariwisata, perdagangan dan investasi Indonesia yang diselenggarakan Perwakilan RI Jerman di Dusseldorf, akhir pekan, berhasil menjembatani rencana kerja sama bisnis antara kalangan pengusaha Indonesia dan Jerman dengan nilai investasi lebih dari 60 juta Euro.

Kegiatan promosi investasi Indonesia di Dusseldorf itu diadakan secara khusus KBRI Berlin, KJRI Frankfurt dan KJRI Hamburg dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jerman, melalui kerjasama KADIN Dusseldorf dan BKPM, ujar Sekretaris II-Pensosbud, Purno Widodo kepada ANTARA London, Senin.

Dikatakannya komitmen kerjasama bisnis tersebut mencakup antara lain pengelolaan hutan tanaman industri, pengolahan sampah menjadi listrik, pengembangan dan pemasaran enerji surya, pembelian produk perikanan, rotan, kopi, kakao, rempah-rempah, furniture, karet olahan dan nikel, serta kerjasama di bidang teknologi pertanian/perkebunan, dan alat-alat kesehatan.

Kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka menindaklanjuti dan mengisi kemitraan komprehensif Indonesia-Jerman khususnya di bidang ekonomi, investasi dan perdagangan, sebagaimana tertuang dalam Deklarasi Jakarta yang disepakati kepala pemerintahan kedua negara pada kunjungan Kanselir Jerman Angela Merkel ke Indonesia bulan Juli lalu.

Delegasi RI dipimpin langsung Kepala BKPM dan mengikutsertakan 14 pengusaha Indonesia dari berbagai sektor, tiga Gubernur yaitu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Gubernur Kepulauan Riau dan Gubernur Kalimantan Barat, perwakilan provinsi Jawa Barat, Papua, Aceh dan Sulawesi Tengah, serta delegasi seni dan budaya Indonesia.


Program promosi tahunan terbesar Perwakilan RI di Jerman ini dikemas dalam tiga acara pokok yaitu Konferensi Ekonomi, Business-to-Business Meeting dan Malam Indonesia-Gala Dinner.

Konferensi Ekonomi menghadirkan pembicara utama Kepala BKPM Dr. Muhamad Chatib Basri, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala BAPPENAS Dr. Lukita Dinarsyah Tuwo dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr. Sapta Nirwandar yang memaparkan mengenai potensi ekonomi dan proyek-proyek investasi di Indonesia kepada tidak kurang dari 250 peserta yang terdiri dari pelaku bisnis, kalangan pemerintah, akademisi, media, industriawan, dan investor Jerman.

Dubes RI, Dr. Eddy Pratomo mengatakan Indonesia merupakan mitra strategis Jerman dan mendapat perhatian khusus dari para pengusaha dan publik Jerman. Indonesia saat ini dipandang sebagai mitra kerja penting dengan kekuatan pertumbuhan ekonomi yang besar dan hal ini tak luput dari perhatian pebisnis dan pemerintah Jerman, ujar Dubes Pratomo.

Sementara itu Presiden KADIN D sseldorf, Prof. Dr. Ulrich Lehner dan Dirjen Energi dan Industri Kementerian Ekonomi North-Rhein Westphalia Michael Gessner dalam sambutannya menyatakan optimisme terhadap peningkatan kerjasama ekonomi Indonesia-Jerman, dan menilai Indonesia sebagai negara yang penuh potensi.

Untuk itu, KADIN Dusseldorf melalui kerjasama dengan KADIN Bielefeld dan Kln mengorganisir misi bisnis pengusaha Jerman ke Indonesia sebagai tindak lanjut kegiatan di Dusseldorf .

Selain itu Konferensi Ekonomi ini juga menghadirkan Gubernur Bangka Belitung Eko Maulana Ali Suroso, Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani, dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis yang memaparkan mengenai potensi ekonomi masing-masing provinsi.

Sedangkan paparan mengenai berbagai peluang emas berbisnis di Indonesia disampaikan secara gamblang oleh Direktur EKONID Jan Roennfeld dan Ketua Komite German, Austria dan Swiss, KADIN Indonesia Dr. Ing Ilham Habibie.

Sementara jaminan di sektor perbankan dan keuangan untuk berinvestasi di Indonesia disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia di London, Dr. Dian Ediana Rae dan Dr. Michael Bornmann Anggota Dewan Eksekutif KFW-DEG, institusi pendanaan kerjasama pembangunan Jerman yang beroperasi di Indonesia sejak lama, menambah keyakinan pengusaha Jerman untuk menanamkan modalnya di Indonesia.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...