Indonesia Keluar dari Red List Inggris, Bukti Situasi COVID-19 Membaik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Indonesia keluar dari kategori perjalanan Red List (Daftar Merah) Inggris. Kabar menggembirakan tersebut terlihat dari data 47 negara, termasuk Indonesia, yang dikeluarkan dari red list COVID-19 Inggris.

Artinya, Inggris mencabut larangan masuk untuk pelancong asing dari 47 negara, yang mencakup Indonesia. Para pelancong tidak lagi diwajibkan menjalani karantina hotel setibanya di Inggris.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan, Indonesia menyambut baik keputusan Pemerintah Inggris mengeluarkan Indonesia dari daftar red list. Ini sebagai bukti situasi COVID-19 di Indonesia membaik.

"Keputusan ini merefleksikan situasi COVID-19 di Indonesia yang terus membaik," ujar Retno saat melalui pernyataan tertulis yang diterima Health Liputan6.com pada Jumat, 8 Oktober 2021.

"Ini (pembahasan red list) merupakan tindak lanjut hasil dari pertemuan saya dengan Menlu Inggris Liz Truss di sela-sela Sidang Majelis Umum (SMU) ke 76 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tanggal 20 September 2021."

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Tiba di Inggris, Pelancong dari Indonesia Tak Lagi Karantina

Seorang pria menyeberang jalan pada pagi pertama penerapan lockdown nasional ketiga di Kota London, Inggris, 5 Januari 2021. Inggris memasuki lockdown nasional ketiga sejak pandemi virus corona COVID-19 dimulai. (AP Photo/Matt Dunham)
Seorang pria menyeberang jalan pada pagi pertama penerapan lockdown nasional ketiga di Kota London, Inggris, 5 Januari 2021. Inggris memasuki lockdown nasional ketiga sejak pandemi virus corona COVID-19 dimulai. (AP Photo/Matt Dunham)

Pemerintah Inggris telah mempermudah perjalanan penumpang tujuan Inggris untuk bepergian. Mulai 11 Oktober 2021, kedatangan dari 47 negara tidak lagi harus memasuki karantina hotel. Mereka hanya perlu melakukan tes PCR saat atau dua hari sebelumnya.

Pada 7 Oktober 2021, Sekretaris Transportasi Inggris Grant Shapps mengkonfirmasi pembaruan besar-besaran ini, hanya 7 negara yang masih berada dalam daftar red list, termasuk Peru dan Republik Dominika.

Sementara itu, 47 negara lain akan terbuka untuk perjalanan ke Inggris.

Melansir euronews, Jumat (8/10/2021), berikut ini daftar 47 negara yang dikeluarkan dari red list Inggris:

  1. Afganistan

  2. Angola

  3. Argentina

  4. Bolivia

  5. Botswana

  6. Brasil

  7. Burundi

  8. Cape Verde

  9. Cile

  10. Kongo (Republik Demokratik)

  11. Kosta Rika

  12. Kuba

  13. Eritrea

  14. Eswatini

  15. Etiopia

  16. Guyana Prancis

  17. Georgia

  18. Guyana

  19. Indonesia

  20. Lesotho

  21. Malawi

  22. Mayotte

  23. Meksiko

  24. Mongolia

  25. Montenegro

  26. Mozambik

  27. Myanmar

  28. Namibia

  29. Nepal

  30. Paraguay

  31. Filipina

  32. Réunion

  33. Rwanda

  34. Seychelles

  35. Sierra Leone

  36. Somalia

  37. Afrika Selatan

  38. Sudan

  39. Suriname

  40. Tanzania

  41. Thailand

  42. Trinidad dan Tobago

  43. Tunisia

  44. Uganda

  45. Uruguay

  46. Zambia

  47. Zimbabwe

Pembatasan perjalanan (travel restrictions) diperbarui setiap tiga minggu oleh Pemerintah Inggris, yang berarti pembaruan berikutnya kira-kira Kamis, 28 Oktober 2021.

Infografis: Perjalanan Wabah dan Vaksinnya

Infografis: Perjalanan Wabah dan Vaksinnya (Liputan6.com / Abdillah)
Infografis: Perjalanan Wabah dan Vaksinnya (Liputan6.com / Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel