Indonesia Kembali Terima 2 Tahap Vaksin Sinovac, Total Jadi 273 Juta Dosis

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Indonesia kembali menerima kedatangan dua tahap vaksin Sinovac, Jumat (24/9/2021). Tahap 78 sejumlah 1 juta dosis vaksin Covid-19 donasi dari Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT), sedangkan tahap 79 adalah 1 juta dosis vaksin donasi dari Sinovac.

Dengan demikian, total jumlah vaksin Covid-19 yang sudah hadir di Indonesia dalam bentuk bahan baku (bulk )dan jadi adalah 273,639,790 dosis.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya menyampaikan keprihatinan dunia terkait adanya kesenjangan akses vaksin Covid-19. Serta fakta bahwa dari lebih 6 miliar dosis vaksin yang telah disuntikkan di seluruh dunia, 80% di antaranya di high and upper-middleincome countries (negara-negara berpenghasilan tinggi dan di atas menengah).

"Presiden RI di hadapan SMU (Sidang Majelis Umum, red.) PBB ke-76 juga mengangkat keprihatinan tersebut. Presiden mengatakan pemulihan ekonomi hanya dapat dilakukan jika kita dapat mengatasipandemi bersama. Dan pandemi hanya akan dapat diatasi jika kita dapat mempersempit ketimpanganakses terhadap vaksin," ujar Menlu dalam keterangan pers secara virtual.

Menurut Menteri Retno, pesan yang sama disampaikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam KTT Global Summit to EndCOVID-19 Pandemic pada 22 September yang diinisiasi oleh Presiden Biden dari AS. Yakni bertujuan untuk menggalang dukungan dan melakukan rencana aksi nyata, untuk mewujudkan ketersediaan tambahan tujuh miliar dosis vaksin pada akhir 2021 serta tujuh miliar dosis berikutnya pada pertengahan 2022.

Dalam konferensi tersebut, lanjut Retno, Presiden mengatakan ketimpangan vaksin antara negara harus diatasi melalui COVAX Facility, kerja sama dose-sharing, dan peningkatan akses yang merata terhadap vaksin."“Politisasi dan nasionalisme vaksin harus diakhiri. Solidaritas dan kerjasama merupakan kunci untuk dunia keluar dari pandemi, pulih bersama," tegas Menlu Retno dalam keterangannya yang diterima Liputan6.com, Jumat (24/9/2021).

"Mesin diplomasi kita terus bekerja menjalin kerja sama dalam berbagai bentuk agar kebutuhan vaksin kita tercukupi," tambahnya.

Menyambut donasi vaksin Covid-19 yang diterima Pemerintah Indonesia, Menlu Retno Marsudi juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah RRT, perusahaan Sinovac, dan juga Red Cross Society China dalam mendukung ketersediaan vaksin di Tanah Air.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Dubes RRT: Indonesia Dapat Kalahkan Pandemi

Sementara itu, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Xiao Qian menyampaikan bahwa donasi vaksin tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah RRT bagi Indonesia dalam memerangi pandemi Covid-19, menyusul bantuan 120 ventilator, 400 oksigen generator, dan peralatan kesehatan lainnya pada Agustus lalu.

"Di bawah kepemimpinan kuat Presiden Joko Widodo serta kerja sama seluruh bangsa Indonesia, RRT percaya Indonesia akan segera dapat mengalahkan pandemi dan memulihkan perekonomian," tutur Dubes Xiao Qian.

Sejak pandemi bermula, Indonesia dan RTT telah melakukan berbagai kerja sama penanggulanganCOVID-19, terutama terkait penyediaan vaksin. Hingga saat ini, Sinovac dan Sinopharm telah mengekspor 215 juta dosis vaksin ke Indonesia.

Ia mengatakan, RRT juga secara aktif mendukung Indonesia dalam pembangunan Regional Vaccine Manufacture Hub (pusat pembuatan vaksin regional) dan meyakini bahwa dalam waktu dekat Indonesia tidak hanya akan dapat memenuhi kebutuhan vaksin dalam negeri, melainkan juga mengekspor vaksin ke negara-negara tetangga.

Dubes RRT menegaskan, pihaknya akan terus mendukung Indonesia dalam menanggulangi pandemi. Sebagai tambahan dari 1 juta dosis vaksin yang telah disampaikan, RRT juga akan kembali mendonasikan 1 juta dosis vaksin kepada Pemerintah Indonesia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel