Indonesia Masuk Lima Besar Terbanyak Lansia

Jakarta (ANTARA) - Indonesia saat ini termasuk lima besar di dunia terbanyak jumlah penduduk lanjut usia , yaitu mencapai 18,04 juta jiwa pada 2010 atau mencapai 9,6 persen.

Jumlah lanjut usia di Indonesia saat ini termasuk lima besar terbanyak di dunia, tentunya ada konsekuensi terhadap besarnya kebutuhan pelayanan dan perlindunga sosial lanjut usia," kata Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Samsudi di Jakarta, Rabu.

Jumlah penduduk lansia tersebut meningkat sebanyak empat kali lipat dibandingkan pada 1970 yang tercatat lansia mencapai sekitar 5,3 juta jiwa atau 4,48 persen.

Meningkatnya jumlah lansia seiring dengan meningkatnya angka usia harapan hidup penduduk Indonesia sehingga laju penduduk lanjut usia tumbuh dengan cepat.

Seiring dengan meningkatnya jumlah lansia dan mobilitas penduduk yang semakin tinggi di era globalisasi berimplikasi terhadap pola hidup masyarakat seperti perubahan sistem nilai masyarakat.

Dalam beberapa kasus keberadaan lanjut usia sering dianggap beban dalam keluarga sehingga mereka kurang mendapat perhatian bahkan sampai terlantar.

"Karena berbagai permasalahan lansia itu perlu perhatian dan upaya serius untuk mengantisipasi persoalan-persoalan yang berhubungan dengan kelanjut-usiaan," kata Samsudi.

Adapun program Kementerian Sosial bagi para lansia di antaranya layanan "home care" yaitu pelayanan lansia berbasis keluarga dimana yang melayani adalah keluarga mereka sendiri. Sekitar 20.000 lansia yang mendapat pelayanan berbasis keluarga tersebut.

Sementara Kementerian Sosial membantu memberikan pendampingan psikologi sosial, perawatan dan ekonomi.

Pelayanan lainnya yaitu "day care" berupa layanan lansia yang dilakukan oleh institusi panti atau yayasan lain.

Sedangkan bagi lansia yang memang sama sekali tidak bisa beraktivitas lagi mendapat pelayanan berupa program asistensi sosial lansia terlantar sebesar Rp200 ribu per bulan.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.