Indonesia Merugi di All England, David Moyes dan West Ham Dibawa-bawa

Luzman Rifqi Karami
·Bacaan 1 menit

VIVA – Turnamen bulutangkis BWF World Tour Super 1000 All England Open 2021 baru saja usai. Tim Indonesia harus meradang karena dicoret oleh Federasi Sepakbola Bulutangkis (BWF).

Indonesia dicoret karena berada satu pesawat dengan penumpang anonim yang terpapar COVID-19. Para atlet dan ofisial dianggap harus menjalani isolasi mandiri karena contact tracing atau kontak dekat dengan penumpang yang terpapar COVID-19.

Ternyata, aturan kontak dekat ini sedikit kontroversi di Inggris. Sebab, ada perbedaan perlakukan antara tim Indonesia dengan kasus yang dialami manajer West Ham United, David Moyes.

Baca juga: David Moyes Positif COVID-19, West Ham Malah Tampil Menggila

Moyes dinyatakan positif COVID-19 jelang duel babak 3 Piala Liga melawan Hull City, Rabu dini hari WIB, 23 September 2020. Dua pemain West Ham, Issa Diop dan Josh Cullen juga terkonfirmasi positif.

Hal tersebut baru diketahui 70 menit sebelum kick off. Para pemain sudah melakukan pemanasan di London Stadium. Meskipun demikian, setelah berkonsultasi dengan English Football League (EFL), West Ham dan Hull tetap berkomitmen melanjutkan permainan sesuai dengan protokol kesehatan.



"West Ham bisa memastikan bahwa David Moyes, Issa Diop dan Josh Cullen dipulangkan karena positif COVID-19," demikian bunyi pernyataan resmi West Ham.

"Tim medis klub menginformasikan hasil tes saat tim berada di London Stadium untuk mempersiapkan diri jelang babak 3 Piala Liga. Manajer dan kedua pemain langsung meninggalkan stadion dan dipulangkan," lanjutnya.

Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan dari netizen mengenai penanganan corona di Inggris. Dalam kasus West Ham pertandingan tetap berjalan, meski para pemain sempat terlibat kontak dekat dengan yang terpapar COVID-19.

Bagaimanapun, para pemain sudah melakukan kontak dekat karena sempat pemanasan bersama. Namun, pada kenyataannya tak ada yang diwajibkan isolasi mandiri karena kontak dekat.

Hal berbeda justru dirasakan para pemain Indonesia di All England. Meski tak jelas penumpang yang terpapar COVID-19, mereka tetap diwajibkan menjalani isolasi mandiri.