Indonesia Perlu Perbanyak Kendaraan Hybrid

Seluruh dunia seperti menghadapi permasalahan yang sama yaitu dalam mahalnya bahan bakar minyak (BBM), naiknya harga ini juga dikarenakan semakin sulitnya mendapat bahan mentah minyak dunia ini. Mengingat jumlah penduduk dunia yang semakin banyak yang diikuti jumlah pemilik kendaraan juga bertambah.

Di negara maju seperti Amerika dan Eropa sendiri sudah melakukan antisipasi terlebih dahulu dibandingkan di Indonesia. Dengan melakukan memperbanyak kendaraan yang menggunakan teknologi hybrid, mesin listrik atau kendaraan yang bermesin diesel.

Sepertinya ketiga jenis mesin ini bisa menjadi bisa menjadi andalan hingga masa depan. Karena berdasarkan survey yang ada saat ini ketiga jenis mesin ini mampu membantu dalam menghijaukan bumi karena angka emisi gas buang CO2-nya lebih kecil bahkan untuk mesin listrik tentu emisinya 0%.

Jika melihat kondisi Indonesia saat ini, ketiga jenis mesin ini tampaknya perlu banyak dipasarkan terutama di kota-kota yang memiliki kepadatan penduduk yang tinggi seperti Jakarta.

Sayangnya kendaraan yang berjenis hybrid di Indonesia sendiri masih sangat jarang dipromosikan dan juga jumlahnya tidak sebanyak di negara-negara lain. Mengingat juga kendaraan dengan teknologi hybrid saat ini masih dibandrol harga yang cukup tinggi dibandingkan kendaraan mesin bakar biasa.

Mungkin dalam hal ini perlu kebijakan pemerintah dalam mendukung pemasaran mobil yang lebih ramah lingkungan ini. Dari pada uang negara dipakai tidak pada tempatnya alangkah baiknya, hasil pajak bisa menjadi dana subsidi pembelian kendaraan efisien ini, toh nantinya negara juga untuk dari berbagai segi, baik udara lebih bersih, jumlah pemakaian BBM lebih sedikit.

Saat ini, pihak Toyota sudah hadirkan mobil mewahnya versi hybrid yaitu pada varian New Camry. Nah, tidak ada salahnya jika varian hybrid dari merk kendaraan lain ikut meramaikan pasar otomotif Indonesia dengan giat melakukan promosinya. (kpl/vin)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.