Indonesia Ranmor Watch Bantah Terlibat Sindikat Pencurian

Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Indonesia Ranmor Watch (IRW) Mulfi membantah terlibat sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sitaan, seperti yang dituduhkan pada penayangan salah satu program televisi nasional.

"Mana mungkin IRW terlibat jaringan curanmor sitaan, kalau kita melapor kepada pihak kepolisian untuk menangkap kendaraan curian dan mengembalikan kepada pemiliknya," kata Mulfi di Jakarta, Senin.

Mulfi menyatakan pihak IRW telah bekerja sama dengan lembaga kepolisian, bahkan telah mengembalikan kendaraan kepada korban pencurian sebanyak 100 unit.

Mulfi mengaku keberatan terhadap salah satu program tayangan "Metro Realita " pada Metro TV sekitar pukul .30 WIB, 29 Mei 2013.

Pasalnya, acara tersebut berjudul "Bermain Barang Sitaan", kemudian Mulfi menambahkan tayangan tersebut menyebutkan patut diduga IRW adalah salah satu jejaring sindikat yang turut memamfaatkan barang sitaan, ujar Mulfi.

Ia menyatakan seharusnya pihak Metro TV mengetahui tugas dan fungsi lembaga IRW sebagai mitra kepolisian, untuk memantau, mengawasi dan menginformasikan perkembangan dari sindikat kejahatan bermotor.

Terkait masalah tersebut, Mulfi berusaha menyelesaikan secara kekeluargaan dengan pihak manajemen Metro TV, agar pemberitaan segera diklarifikasi dan tidak meluas.(fr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.