Indonesia Realistis di All England

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris jenderal Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Yacob Rusdianto, mengatakan pengurus tidak memberi beban kepada para pebulutangkis Tanah Air untuk meraih juara dalam kejuaraan All England, yang diselenggarakan di Birmingham, Inggris,dimulai hari ini, Selasa, 6 Maret hingga 11 Maret 2012.

"Kita tidak bisa memberi beban dengan target. Kita akui Cina sekarang lebih kuat. Tapi kita tetap berharap agar mereka dapat bermain dengan sebaik-baiknya," kata Yacob usai konfrensi pers Axiata Cup di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa, 6 Maret 2012.

Menurut Yacob, persaingan dalam kejuaraan All England yang merupakan kejuaraan bulu tangkis tertua di dunia ini sangat berat. Menurut Yacob, beberapa pemain Indonesia seperti Adriyanti Firdasari yang akan bertandingan di babak kualifikasi All England terihat akan sangat berat untuk terus melaju ke babak selanjutnya.

"Indonesia pernah berjaya di All England, kita tentu ingin berjaya lagi. Tapi butuh waktu. kita akan selalu mendukung dan memberi semangat kepada mereka," kata Yacob.

Beberapa pemain Indonesia memang akan melalui jalan terjal dalam kejuaraan All England tahun ini. Seperti pasangan ganda putri Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari, yang saat ini bertengger di peringkat 15 dunia. Jika mereka menang di ronde satu melawan pasangan India Jwala Gutta/AshwiniPonnappa, maka di round dua mereka kemungkinan besar akan langsung bertemu dengan pasangan nomor dua dunia asal Cina, Qin Tian/Yunlei Zhao.

Selain Anneke/Nitya, jalan terjal juga akan dihadapi oleh tunggal putra Tommy Sugiarto, yang akan langsung bertemu dengan tunggal putra asal Cina, Chen Long, yang bertengger di nomor dua dunia. "Kita akan selalu memompa dan terus memberi semangat," katanya.

Sementara itu dalam kesempatan terpisah, Juara All England ganda putra tahun 1972, Christian Hadinata, juga menyatakan Indonesia akan sangat berat untuk bisa berjaya di All England kali ini. Namun menurutnya, pasangan ganda campuran Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir akan menjadi amunisi baru bagi Indonesia. "Tidak mudah lagi di All England. Bisa dilihat di Jerman kemarin yang bagus hanya Simon," katanya.

Christian berharap agar para pemain bisa tampil dengan maksimal dalam kejuaraan All England untuk menutupi gap poin setelah gagal di Jerman Terbuka 2012, agar peringkatnya tidak terjun bebas. "Mereka harus mengejar agar minimal mempertahankan peringkatnya. Lebih baik bisa meningkat untuk Olimpiade nanti," katanya.

Para pebulutangkis Indonesia yang ikut dalam kejuaraan All England antara lain dari nomor tunggal putra; Simon Santoso, Tommy Sugiarto, Taufk Hidayat, dan Dionysius Hayom Rumbaka. Sementara di tunggal putri; Lindaweni Fenetri, Adriyanti Firdasari, Maria Febe Kusumastuti harus berjuang di babak kualifikasi sebelum melaju ke babak utama.

Sementara wakil Indonesia dari ganda putra diperkuat oleh Mohammad Ahsan/Bona Septano, Angga Pratama/Ryan Agung Saputra, Markis Kido/Hendra Setiawan, dan Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan.

Sedangkan di nomor ganda putri ada Meiliana Jauhari/Greysia Polii, Vita Marissa/Nadya Melati, dan Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari. Untuk nomor ganda campuran ada Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir, Muhammad Rijal/Debby Susanto, dan pasangan baru Hendra Setiawan/Vita Marissa.

ANGGA SUKMA WIJAYA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.