Indonesia Tengah Bersolek Jadi Gadis Cantik, Nanti Bakal Jadi Rebutan Investor

·Bacaan 1 menit
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan Konferensi Pers Perkembangan PPKM pada Senin (20/9/2021).

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, Indonesia tengah berancang-ancang melakukan lompatan kodok (leap frog) untuk jadi negara hebat. Salah satu perantaranya dilakukan melalui pintu investasi.

"Sekarang kita sedang dalam tataran akan melakukan leap frog. Ini saya pikir orang sudah melihat ke kita, orang melihat kita punya potensi. Dan saya katakan berkali-kali, we're not banana republic. Indonesia is a big country," kata Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu (24/11/2021).

Sesuai dengan misi itu, Luhut mengibaratkan Indonesia kini tengah bersolek menjadi gadis cantik yang jadi rebutan banyak investor asing besar. Namun, Luhut mencap Indonesia sebagai gadis cantik yang sedikit sombong dan pilih-pilih dalam mencari pasangan.

"Kita bisa mencari partner yang pas untuk kita. Tidak ada orang bisa mengatakan, kami pingin begitu. Tidak, itu sudah lewat," tegas dia.

"Hari ini, Indonesia itu jadi gadis cantik yang orang lain cari. Tapi gadis cantik yang agak sedikit sombong juga, yang tidak gampang dilamar siapa saja kalau tidak sesuai kriteria," ujar Luhut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Eropa Terkagum-kagum

Luhut menceritakan, dirinya saat ini sudah banyak dicari oleh investor besar dari Uni Eropa dan Inggris. Mereka semua disebut mengapresiasi Indonesia karena telah membuat perubahan hebat di tengah pandemi Covid-19.

"Saya enggak ngerti mereka datang semua, dan saya jelaskan ke mana arahnya Indonesia. Dan mereka sangat tercenung, terkagum-kagum bahwa Indonesia sudah berubah. Indonesia bukan hanya jadi ekspor raw material," tuturnya.

Namun, ia tak mau terlena begitu saja. Menurutnya, yang bisa membuat Indonesia jadi negara hebat bukan hanya pemasukan investasi asing, tapi perlu ada kerja keras dari sisi internal.

"Saya ingin sampaikan, tidak ada satu negara maju pun yang ingin negara berkembang jadi negara maju, Anda pegang itu. Jadi kalau kita mau hebat, kita musti bikin diri kita hebat," seru Luhut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel