Indonesia Terima 500 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Johnson and Johnson, Hibah dari Belanda

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Indonesia menerima 500.000 dosis vaksin Covid-19 produksi Johnson&Johnson, Sabtu (11/9/2021). Ini merupakan kedatangan perdana vaksin Johnson&Johnson yang didapat Indonesia hasil hibah dari pemerintah Belanda.

Berdasarkan pantauan di Youtube Sekretariat Presiden, vaksin Johnson&Johnson tiba di Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banteng pukul 10.25 WIB. Adapun vaksin Covid-19 Johnson&Johnson tiba di Tanah Air dalam bentuk jadi.

"Indonesia menerima untuk pertama kalinya vaksin yang Johnson sebanyak 500.000 dosis dari pemerintah Belanda," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers, Sabtu.

Menurut dia, ini adalah kedatangan dukungan kerja sama vaksin dari Belanda yang ketiga kalinya. Indonesia beberapa waktu lalu juga telah menerima 657.000 dosis vaksin AstraZeneca dari Belanda sebagai komitmen dose sharing dari sebanyak 3 juta dosis vaksin Covid-19.

"Atas nama Indonesia, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Belanda atas solidaritas dan persahabatannya," ujar Retno.

Pemerintah memastikan vaksin Johnson&Johnson telah mengantongi izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Nantinya, vaksin Covid-19 tersebut akan dipakai untuk vaksinasi masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas.

"Tahap awal ini akan didistribusikan ke daerah aglomerasi," ucap Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam konferensi yang sama.

Juga Terima Vaksin Sinovac

Selain itu, Indonesia menerima 2.075.000 dosis vaksin Covid-19 produksi Sinovac. Vaksin tersebut didapat Indonesia melalui skema bilateral yakni, bekerja sama dengan Covax Facility.

"Jika dihitung sejak kedatangan pertama di Desember 2020, lalu tahap ke 56 (dan) 57 hari ini, maka Indonesia sudah memiliki total 232 juta dosis vaksin, baik dalam bahan baku bulk maupun vaksin dosis jadi," jelas Dante.

Sebelumnya, Badan POM telah memberikan EUA kepada Vaksin Johnson & Johnson Covid-19. Berdasarkan pengujian kepada penerima vaksin yang berusia atas 18 tahun, vaksin produksi Johnson & Johnson ini memiliki efikasi untuk mencegah semua gejala Covid-19 sebesar 67,2 persen, dan efikasi untuk mencegah gejala Covid-19 sedang hingga berat sebesar 66,1 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel