Indonesia upayakan rekomendasi L20 soal tenaga kerja bisa diterapkan

Ketua L20 Presidensi G20 Indonesia Elly Rosita Silaban mengatakan bahwa mereka mengupayakan rekomendasi yang mereka berikan kepada koordinator sherpa track bisa diterapkan, terutama di Indonesia.

"Kita memastikan itu akan dilaksanakan," kata Elly ditemui ANTARA di Badung, Bali, Senin.

Pertemuan L20, engagement group dari G20, menghasilkan 14 rekomendasi soal isu ketenagakerjaan, yang sudah mereka berikan kepada sherpa beberapa waktu lalu. Dari 14 rekomendasi itu, menurut Elly, setidaknya ada tiga isu yang bisa didorong untuk diterapkan di Indonesia.

Ketiga rekomendasi yang didorong bisa diterapkan di Indonesia adalah mengenai kesetaraan gender, transisi yang adil dan perlindungan terhadap pekerja platform digital.

L20 Presidensi G20 Indonesia menghasilkan 14 rekomendasi yang mereka sebut "Kontrak Sosial Baru untuk pemulihan dan ketangguhan". Rekomendasi itu menyoroti kondisi pekerja di tengah pandemi COVID-19 dan berbagai krisis yang sedang melanda dunia.

Rekomendasi itu antara lain adalah investasi dalam transisi yang berkeadilan untuk pekerjaan yang ramah iklim dalam infrastruktur dan transformasi industri; investasi ketangguhan melalui pekerjaan yang layak; perlindungan sosial untuk seluruh pekerja; mengakhiri diskriminasi dan menciptakan kebijakan yang inklusif; mengedepankan kesetaraan; dan perlindungan sosial untuk pekerja platform digital.

L20 juga merekomendasikan restrukturisasi sistem keuangan internasional; kerangka kerja ekonomi makro berdasarkan solidaritas; reformasi multilateralisme untuk mencapai tujuan bersama; dan reformasi sistem perdagangan multilateral.

Rekomendasi L20 juga mencakup akses yang sama untuk kesehatan; ketahanan pangan bagi pekerja yang berpendapatan rendah dan mengurangi dana untuk militer dan mengalokasikan sumber daya untuk mengurangi ancaman terhadap kedamaian.

L20 mengadakan pertemuan puncak selama dua hari di Kuta, Badung, Bali yang dihadiri delegasi dari berbagai negara.

L20 adalah engagement group dari G20 yang membahs isu ketenagakerjaan. Forum ini berisi serikat pekerja dari anggota G20 dan Global Union Federations.

Baca juga: Menko: Kerja sama sektor publik-privat penting soal isu pekerja

Baca juga: Kemarin, pasar tenaga kerja hingga kerugian keuangan akibat pandemi

Baca juga: L20 diharapkan berpartisipasi mendukung kebijakan pasar tenaga kerja