Indonesia Vs Vietnam, Memori Tekel Horor Doan Van Hau pada Evan Dimas

·Bacaan 2 menit

VIVATimnas Indonesia bertemu Timnas Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia Grup G, malam ini, Senin 7 Juni 2021.. Duel di Al Maktoum Stadium, Dubai, ini adalah pertemuan pertama Evan Dimas Darmono dan Doan Van Hau sejak insiden pada 2019 silam.

Kala itu, Indonesia U-22 bertemu Vietnam U-22 dalam final SEA Games, 10 Desember 2019. Duel di Rizal Memorial Stadium, Manila ini berlangsung ketat sejak awal.

Memasuki menit 21, tekel keras dilakukan bek Vietnam, Doan Van Hau terhadap Evan Dimas. Evan mengerang kesakitan dan tak bisa melanjutkan pertandingan.

Cederanya Evan dianggap sebagai awal mula nasib sial Timnas U-22. Pasukan asuhan Indra Sjafri kehilangan jenderal lapangan tengah untuk mengatur tempo permainan dan alur bola. Alhasil, mereka gagal berkembang hingga akhirnya Vietnam mengambil kesempatan menceploskan tiga gol ke gawang Nadeo Argawinata.

Lebih menyakitkan lagi, Van Hau sukses mencetak dua gol di menit 39 dan 73. Satu gol Vietnam lainnya dicetak Do Hung Dung di menit 53.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengutuk keras tindakan Van Hau. Bahkan, pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut menyebut Van Hau sengaja mencederai Evan Dimas.

"Mereka bermain taktis. Baru menit ke-21 mereka sudah cederai Evan Dimas.Memang itu yang jadi strategi mereka. Namun, pemain jangan kecil hati, mereka sudah kasih yang terbaik," tutur Iwan Bule.

Van Hau menyesali perbuatannya. Dia pun langsung meminta maaf kepada Evan.

"Benturan adalah hal yang tidak terhindarkan di sepakbola. Setelah pertandingan saya menemui Evan yang mengalami cedera serius. Saya akan belajar dari pengalaman ini," kata Van Hau dikutip 24h.com.vn.

Evan Dimas Maafkan Van Hau
Evan sidah menerima permintaan maaf. Dia menyebut jika benturan memang hal biasa dalam sepakbola.

"Setelah laga berakhir ia berbicara dengan saya. Katanya, 'sorry ya kejadian tadi'. Saya bilang 'tidak ada masalah, namanya sepakbola'," ungkap Evan Dimas kepada VIVA, Kamis 12 Desember 2019.

"Kayaknya sih tidak sengaja. Terlepas itu semua ya ini namanya sepakbola. Saya sudah melihat rekamannya. Kalau dibilang sakit hati sih saya tidak sakit hati, saya sudah memaafkannya," tambahnya.

Tekel keras Van Hau itu pun berdampak bergesernya engkel kiri pemain yang kini membela Bhayangkara FC ini. Masa pemulihan harus dijalani Evan, termasuk pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI).

"Pas terinjak itu rasanya ada bunyi 'krek' terus saya pegangi bagian atas, takutnya ada yang patah. Hari ini mau langsung diperiksa MRI, semoga tidak terlalu parah ya," jelas Evan.