Indonesia waspadai Thailand jadi jegalan perburuan emas di APG

Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, mengatakan tim nasional (timnas) Indonesia harus mewaspadai Thailand yang dapat menjegal perburuan medali emas untuk mencapai target juara umum pada ASEAN Para Games (APG) XI 2022 yang akan digelar di Solo.

"Karena kemarin kita lihat lagi ke belakang, kemarin di Malaysia terakhir kali kita juga mendapat medali lebih banyak dari Thailand, karena musuh kita yang paling berat memang Thailand," ujar Senny dalam diskusi daring Forum Merdeka Barat FMB-8 IKP Kominfo RI, Rabu.

Pada ASEAN Para Games Malaysia 2017, Indonesia berada di peringkat pertama dengan perolehan 126 medali emas. Tuan rumah Malaysia selanjutnya berada di urutan kedua dengan 90 emas, disusul oleh Thailand dengan 68 emas.

Baca juga: Indonesia incar 105 emas demi juara umum ASEAN Para Games 2022

Sementara pada edisi sebelumnya ASEAN Para Games Singapura 2015, Thailand berada di peringkat pertama dengan 95 medali emas, sementara Indonesia di posisi kedua dengan 81 emas.

Meski begitu, Senny optimistis dapat lepas dari bayang-bayang Thailand, dan menjadi juara umum pada ASEAN Para Games yang akan berlangsung mulai 30 Juli hingga 6 Agustus.

Sebab, para atlet telah melakukan pemusatan latihan atau training center (TC) selepas Paralimpiade Tokyo pertengahan tahun lalu.

"Kita sudah berani target juara umum tentunya kita sudah siap lama, karena kemarin kita pulang dari Tokyo itu kita langsung diperintah oleh Kemenpora untuk pulang ke rumah melanjutkan TC di Jakarta untuk menyambut Vietnam dan Hangzhou," kata Senny.

"Kebetulan Vietnam dan Hangzhou gagal kita diberi kesempatan untuk diberi panggung untuk berkompetisi di Indonesia itu satu keuntungan."

Baca juga: Penyelenggara siapkan wayang kulit Rajamala untuk suvenir atlet APG

Lebih dari itu, pemusatan latihan yang juga dilakukan di Solo menambah keuntungan bagi para atlet.

"Jadi, kita gampang check and recheck sampai di mana kemampuannya, dan memang selama ini kita latihan, dan ending-nya pun kita lihat limit-limit atlet itu sudah banyak yang terlampaui, limit-limit mereka sendiri," ujar Senny.

"Jadi, kita bisa lah menyatakan kalau kita sekarang ini lebih siap daripada yang kemarin," imbuhnya.

Indonesia menargetkan 104 medali emas dengan cabang olahraga para atletik diharapkan dapat menjadi penyumbang terbanyak yakni 35 emas. Para renang juga menjadi cabang olahraga yang diharap menggenjot perolehan medali emas yaitu sebanyak 27 emas.

Di antara cabang olahraga lainnya yang diharapkan dapat membuat Merah Putih melesat menjadi juara umum yaitu para tenis dengan target 12 emas dan para catur dengan 10 emas, serta para badminton dan para angkat besi masing-masing enam emas.

Baca juga: Inaspoc siapkan penerbangan langsung ke Solo untuk ASEAN Para Games
Baca juga: Para-bulu tangkis Indonesia bidik enam emas di APG meski tanpa Ratri

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel