Industri denim & busana muslim didorong manfaatkan kapas berkelanjutan

Cotton Council International (CCI), asosiasi perdagangan nirlaba yang mempromosikan serat kapas Amerika Serikat (AS), mendorong industri denim dan busana muslim untuk memanfaatkan serat kapas secara berkelanjutan.

“Kami telah mempromosikan penggunaan kapas AS dalam industri denim dan busana muslim di Indonesia dan hasilnya sangat baik,” kata Perwakilan Cotton Council International (CCI) di Indonesia Andy Do dalam konferensi virtual diikuti dari Jakarta, Rabu.

Andy mengatakan keberlanjutan di dalam produksi tekstil merupakan aspek penting yang sudah banyak disadari oleh industri di dunia. Aspek keberlanjutan, kata Andy, merupakan salah satu poin utama yang dikedepankan dan sejalan dengan pemikiran Cotton USA.

“Kalau saya melihat trennya di Indonesia adalah di masa depan keberlanjutan akan menjadi sangat penting bagi masyarakat Indonesia,” katanya.

Baca juga: ISEF 2021 jaring talenta muda dalam fesyen Muslim berkelanjutan

Pada kesempatan yang sama, hadir pula empat pabrik/organisasi tekstil Indonesia yang berfokus pada denim dan busana muslim, antara lain PT Sri Rejeki Isman (Sritex), PT Apac Inti Corpora, PT Badjatex, dan Samase. Keempat produsen itu telah menggunakan bahan baku yang terbuat dari kapas AS.

Menyambung aspek keberlanjutan, Senior Fabric Executive PT Apac Inti Corpora Uni Kusyanti juga mengatakan bahwa aspek tersebut merupakan tanggung jawab yang harus dijaga bersama. Aspek keberlanjutan diharapkan bumi dan lingkungan yang lebih sehat dapat diwariskan untuk generasi mendatang.

Andy mengatakan pihaknya terus mendorong produsen tekstil di Indonesia, terutama sektor denim dan busana muslim, untuk memproduksi lebih banyak benang, kain, serta garmen yang terbuat dari kapas AS. Ia memandang bahwa industri denim dan busana muslim di Indonesia memiliki potensi dan pertumbuhan yang besar.

Hal tersebut, kata Andy, ditunjukkan melalui minat yang besar pada anak muda dan dewasa dalam menggunakan fesyen denim serta potensi yang besar dalam busana muslim mengingat Indonesia memiliki populasi penduduk muslim terbesar di dunia.

Baca juga: Fashion berkelanjutan bukan tren tapi keharusan

Menurut Cotton USA, industri fesyen denim maupun muslim saat ini menggunakan kapas sebagai bahan bakunya, terutama kapas AS yang semakin diminati oleh kedua industri ini karena merupakan serat alami berkualitas tinggi.

Contton USA sendiri mendukung pertumbuhan industri tekstil melalui tiga program, yaitu Lisensi Cotton USA, US Cotton Program Trust Protocol (USCPTP), serta program Cotton USA Solutions. Dengan ketiga program tersebut diharapkan produsen tekstil Indonesia dapat menemukan solusi dan inspirasi baru untuk memajukan bisnis mereka.

Melalui program Lisensi Cotton USA, CCI menawarkan sejumlah manfaat seperti memberikan informasi terbaru tentang kapas AS, memperkenalkan pembeli kepada penjual produk yang terbuat dari kapas AS melalui acara jejaring, dan seterusnya.

Sementara USCPTP membantu produsen tekstil untuk dapat memverifikasi, mengukur, dan membuktikan bahwa kapas AS yang mereka beli, diproduksi oleh petani AS secara berkelanjutan, transparan, dan dapat dilacak.

Terakhir Cotton USA Solutions menawarkan bantuan teknis gratis dari pakar teknis CCI ke pabrik pemintalan Indonesia yang memegang lisensi Cotton USA dan/atau keanggotaan dari U.S. Cotton Trust Protocol.

Baca juga: Mengenal fesyen sirkular, siklus yang mengubah dinamika dunia mode

Baca juga: Rekomendasi jenama fesyen ramah lingkungan untuk sambut tahun 2022

Baca juga: Empat tren sustainable fashion sepanjang 2021