Industri minuman serahkan 50 unit konsentrator oksigen

·Bacaan 2 menit

Salah satu industri minuman beralkohol Diageo Indonesia resmi menyerahkan 50 unit konsentrator oksigen kepada Kementerian Perindustrian, di mana inisiatif tersebut merupakan komitmen untuk berkontribusi dalam mempercepat upaya pemulihan Indonesia dari pandemi COVID-19.

“Konsentrator oksigen sangat membantu daerah-daerah yang tidak memiliki produsen oksigen, jauh dari jangkauan produsen dan jalur distribusi oksigen. Bantuan dari pelaku usaha sangat bermanfaat bagi wilayah di luar Jawa-Bali," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangannya di Jakarta, Jumat.

Semakin banyaknya ketersediaan konsentrator oksigen di Indonesia, lanjut Agus, maka akan membantu upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus yang masih dinamis.

Adapun seluruh 50 unit konsentrator oksigen dari Diageo yang diterima oleh Kemenperin akan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.

Kemenperin adalah salah satu kementerian yang ditunjuk oleh Pemerintah Indonesia untuk mengupayakan peningkatan ketersediaan tabung oksigen dan konsentrator oksigen.

“Kita memiliki modal sosial yakni kebersamaan dan gotong royong, yang telah dibangun, dapat dilestarikan, dan berpotensi membangun industri dalam negeri yang mandiri, berdaulat, maju, berkeadilan, dan inklusif,” tambah Agus.

Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Menperin, Managing Director Diageo Indonesia Puneet Narang menambahkan pandemi COVID-19 berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat dan ekonomi dimana pun di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Diageo terus mencari cara untuk dapat berpartisipasi aktif dalam percepatan upaya pemulihan, dan kami percaya infrastruktur medis seperti konsentrator ini dapat membantu pemulihan Indonesia secara berkelanjutan," ujar Puneet.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen Diageo global untuk aktif membantu negara-negara yang terdampak pandemi COVID-19 dimana Diageo beroperasi.

Konsentrator oksigen yang diserahkan perusahaan adalah Philips Resipronics Everflo yang diimpor dari Inggris. Alat itu dapat menghasilkan lima liter oksigen berkonsentrasi tinggi per menit. Konsentrator oksigen juga menjadi alat yang penting untuk menangani pasien COVID-19 dengan kadar oksigen dalam darah yang rendah yang ditemukan di banyak kasus.

Sejak pandemi COVID-19 merebak di Maret 2020, Diageo Indonesia juga mendonasikan alkohol untuk memproduksi lebih dari 120.000 botol penyanitasi tangan.

Bersama Kemenperin, Pemerintah Kabupaten Tabanan, dan BPOM Denpasar, penyanitasi tangan tersebut telah disalurkan kepada tenaga kesehatan garda terdepan dan masyarakat yang membutuhkan.

Selain partisipasi donasi, industri penghasil minuman beralkohol itu juga menerapkan program bekerja dari rumah atau work from home kepada seluruh karyawan dan penerapan protokol kesehatan yang ketat di pabriknya di Bali sejak awal pandemi.

Untuk memastikan keselamatan dan keamanan karyawannya, Diageo Indonesia mengirimkan emergency kit kepada seluruh karyawan sebagai pertolongan pertama selama pandemi, berisi masker, termometer, oksimeter, dan oksigen kaleng.

“Melalui hubungan baik dengan pemerintah Indonesia, dengan tulus kami berharap bahwa donasi ini akan membantu menyelamatkan hidup pasien COVID-19 dan juga mengakselerasi pemulihan di Indonesia,” tutup Puneet.

Baca juga: Kemenperin fasilitasi industri hibahkan 3.700 oksigen konsentrator
Baca juga: Kemenperin dan industri bergotong royong bantu kebutuhan oksigen medis
Baca juga: Kemenperin mobilisasi pasokan oksigen nasional untuk pasien COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel