Industri Non-migas Bisa Tumbuh 7,1 Persen  

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian memprediksi pertumbuhan sektor industri non-migas tahun depan akan mencapai 6,8 persen. "Bahkan bila upaya-upaya maksimal bisa dilakukan, industri non-migas diperkirakan bisa tumbuh hingga 7,1 persen," kata Menteri Perindustrian, MS Hidayat, dalam jumpa pers di kantornya, Senin, 17 Desember 2012.

Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mendongkrak pertumbuhan industri non-migas, menurut Hidayat, adalah pemberian insentif fiskal, penyelesaian hambatan investasi, dan penetrasi ke pasar ekspor baru.

Dengan pertumbuhan di sektor industri non-migas tersebut, Hidayat mengatakan, pertumbuhan di sektor industri secara keseluruhan tahun depan bisa mencapai 6,2 hingga 6,5 persen dan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6,2 hingga 6,7 persen.

Hidayat menyadari tahun depan masih diwarnai ketidakpastian. Namun, ia tetap optimistis, sebab tahun ini kinerja sektor industri non-migas hingga kuartal III mencapai 6,5 persen.

Sementara mengenai masalah perburuhan, termasuk banyaknya unjuk rasa, kenaikan upah minimum provinsi yang ditambah upah minimum sektoral, tidak akan terlalu berdampak terhadap arus investasi dan pertumbuhan sektor industri non-migas secara keseluruhan. "Kami sudah mempertimbangkan masalah pengupahan, dengan asumsi industri padat karya dan UKM (usaha kecil menengah) diberi perkecualian," ujarnya.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Tutum Rahanta, menyatakan tak habis pikir mengapa pemerintah menetapkan upah minimum sektoral yang begitu tinggi. Di DKI Jakarta, misalnya, sektor industri padat karya macam retail dan tekstil masih kebagian jatah mengerek upah 5 persen di atas upah minimum provinsi (UMP) yang telah lebih dulu ditetapkan. Sementara upah sektor otomotif dan elektronik mendapat jatah tertinggi dengan kenaikan sampai 17 persen dari UMP. "Dengan UMP saja kita belum tentu bertahan," katanya.

Tutum juga menyatakan tidak percaya syarat penangguhan pelaksaan upah minimum akan dipermudah. "Kenyataannya, kami diminta ajukan penangguhan itu sampai 20 Desember. Sementara, mana itu aturan yang dibilang mempermudah? Payung hukumnya sampai sekarang belum ada," ujarnya.

PINGIT ARIA

Terpopuler:

Hindari Keresahan, Redenominasi Perlu Disosialisasikan

Kenaikan Upah Bisa Hantam Industri Thailand

20 Penerbangan Di Soekarno Hatta Sempat Tertunda

2013, Pasar Motor Sport Terus Bertumbuh

Pemodal Tetap Cermati Defisit Fiskal AS

Rating UMKM Bisa Menghambat Penyaluran Kredit

Puncak Permintaan Dolar Diperkirakan Pekan Ini

Target Dividen BUMN Tahun Depan Diusulkan Ditingkatkan

Tahun Depan, Kontribusi Motor Sport Capai 15 Persen

Indeks Konsolidasi di Awal Pekan

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...