Industri Sawit Butuh Inovasi Teknologi Demi Tingkatkan Daya Saing

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan pentingnya melakukan riset dan teknologi guna terus didorong agar perkebunan sawit mempunyai daya saing dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Peran riset dan teknologi menjadi sangat penting dan meningkatkan bargaining position suatu negara dan sektor sawit dengan didukung peningkatan penelitian pengembangan perlu untuk terus didorong agar perkebunan sawit mempunyai daya saing dan menjaga kelestarian lingkungan,” kata Menko Airlangga dalam acara Pekan Riset Sawit Indonesia, Rabu (17/11/2021).

Namun, menurut Menko diperlukan proses perbaikan yang terus-menerus terutama dari hulu mulai dari perbaikan benih atau varietas , pupuk, alat mesin, budaya, dan cara-cara teknik panen sampai dengan hilir terkait pengembangan produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, memperluas pasar serta memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

“Pengembangan ini tentu membutuhkan kerjasama antar lembaga baik dari pemerintah, industri, serta stakeholder terkait,”ujarnya.

Dia berharap, riset dari sawit bisa menitikberatkan pada tiga pilar utama, yaitu pertama, aspek penguatan, aspek pengembangan dan aspek peningkatan pemberdayaan industri sawit yang Sinergi baik dari hulu maupun ke hilir.

Kedua, terkait dengan konsilidasi data, produktivitas, peningkatan kapasitas maupun teknologi di pabrik kelapa sawit dan pemberdayaan dari petani sawit. Ketiga, tentunya pengembangan domestik market dengan penggunaan BBM nabati dan tentunya juga perlu riset pengembangan biodiesel B100 .

“Kemarin juga pengembangan untuk avtur, dan juga tentunya pengembangan dari B30 ke B40 bahkan sampai B50. Riset ini harus terus dilakukan agar sawit ini bisa terus memberikan nilai tambah dan hilirnya tentu perlu juga ditingkatkan untuk Oleo-chemical biodiesel, oleo-pangan, biofuel maupun pengembangan biogas,” ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pengembangan Ekonomi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Webinar dengan tema Urgensi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional. (Sumber: ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Webinar dengan tema Urgensi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional. (Sumber: ekon.go.id)

Leioh lanjut, Menko menegaskan bahwa komoditas pertanian termasuk sawit penting untuk pembangunan berkelanjutan terutama mempromosikan pembangunan ekonomi, mengurangi kemiskinan dan berkontribusi kepada ketahanan pangan, itigasi perubahan iklim dan peningkatan mata pencaharian dari pada petani.

Dengan demikian, riset dan pengembangan harus terus dilakukan guna mewujudkan sawit Indonesia yang berkelanjutan dan berdampak besar serta berkesinambungan.

“Kami melakukan apresiasi apa yang dilakukan oleh BPDPKS dengan berbagai kerjasama dengan pemerintah maupun swasta serta partisipasi para akademisi, terutama agar mendukung BPDPKS terus menjaga budaya penelitian sehingga inovasi teknologi baru dibidang sawit bisa terus dikembangkan,” pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel