Industri tekstil mulai fasilitasi vaksin gotong royong bagi karyawan

·Bacaan 1 menit

Salah satu industri tekstil nasional PT Pan Brothers Tbk mulai memfasilitasi vaksinasi untuk karyawan dengan menggunakan jenis Vaksin Gotong Royong tahap pertama kepada 3.000 orang.

“Karyawan yang diajukan vaksinasi gotong royong tahap pertama 3.000 orang, namun alokasinya baru 1.000 orang,” kata Corporate Secretary Pan Brothers Iswardeni melalui keterangannya di Jakarta, Rabu.

Dikatakannya, yang menjadi prioritas pada vaksinasi tahap pertama yakni karyawan setingkat supervisor ke atas, karena mereka memiliki tingkat mobilitas di lapangan yang tinggi untuk mengatur operasional produksi dan karyawan.


Baca juga: Kadin bangun sentra vaksinasi gotong royong

Selain itu, karyawan yang menjadi garda terdepan seperti bagian pihak keamanan Satgas COVID-19, personalia termasuk pengurus Serikat Pekerja. Untuk tahap selanjutnya, vaksin akan diberikan untuk karyawan produksi dan bagian kantor.

Menurut dia, perusahaan mempersiapkan sejumlah anggaran yang disesuaikan dengan harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah untuk 3.000 orang pada tahap pertama.

Adapun harga pembelian vaksin jenis Sinopfarm sebesar Rp321.660 per dosis; dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis. Sehingga, harga untuk satu kali vaksin yakni sebesar Rp439.570 per dosis.


Baca juga: Airlangga: Vaksin Gotong royong percepat vaksinasi usia produktif

“Karena perusahaan kami adalah perusahaan labor intensif dan harus menjaga keberlangsungan operasional perusahaan, sehingga perlu percepatan pelaksanaan vaksinasi sekaligus membantu pemerintah dalam percepatan penanggulangan penyebaran COVID-19,” ujar Iswardeni.

Ia menambahkan bahwa tidak ada perubahan target produksi perusahaan pada sebelum dan setelah vaksinasi.

Perusahaan telah mendaftarkan 31.370 karyawan atau 64.350 termasuk anggota keluarga, untuk mengikuti vaksin COVID-19. Perusahaan tersebut termasuk satu dari 22.736 perusahaan yang mendaftarkan vaksin melalui Kamar Dagang dan Industri (KADIN).


Baca juga: Vaksin gotong-royong bentuk dukungan pengusaha pulihkan ekonomi

Baca juga: Kadin: Vaksinasi gotong-royong dan prokes dorong ekonomi pulih

Baca juga: Anggota DPR: Vaksin gotong royong jangan bebani dunia usaha