Industri video game AS catat rekor penjualan tertinggi pada April

San Francisco (AFP) - Belanja video game di AS melonjak untuk mencatat rekor baru April lalu ketika konsumen yang terkurung lockdown mencari pelampiasan ke game, demikian rilis statistik industri ini, Jumat waktu setempat.

Sebanyak 1,5 miliar dolar AS telah dihabiskan untuk perangkat keras, piranti lunak, aksesori, dan kartu game sehingga melampaui angka tertinggi April sebelumnya sebesar 1,2 miliar dolar yang dihabiskan di AS pada 2008, kata analis NPD Mat Piscatella.

April adalah bulan penuh pertama pembatasan ketat pergerakan manusia di AS guna mencegah penyebaran virus corona baru yang mematikan tersebut.

Menurut NPD, penjualan piranti lunak video game itu saja naik 55 persen menjadi 662 juta dolar yang merupakan rekor tertinggi baru untuk bulan ini.

Hasil analisis Piscatella menunjukkan, "Final Fantasy VII: Remake" adalah game terlaris selama bulan itu yang menciptakan rekor penjualan baru untuk franchise video game blockbuster itu.

"Call of Duty: Modern Warfare" terus menjadi game paling laris dengan menjadi yang kedua paling banyak dibeli selama April, diikuti "Animal Crossing: New Horizons."

Menurut NPD, Animal Crossing sudah menjadi game terlaris untuk konsol Nintendo Switch selama satu tahun terakhir.

Sebagai petunjuk bahwa orang yang terjebak di rumah ingin agak sedikit bergerak selagi tetap di rumah, edisi terbaru "Just Dance" dari Ubisoft masuk daftar game terlaris versi NPD.

Pengeluaran untuk perangkat keras video game di AS berlipat lebih dari dua kali menjadi 420 juta dolar yang merupakan total April tertinggi sejak 2008 dan sekalipun kenyataannya bahwa konsol PlayStation dan Xbox baru akan dirilis akhir tahun ini.

Nintendo Switch adalah konsol paling populer di kalangan pembeli.

"Penjualan Nintendo Switch dari tahun ke tahun adalah yang tertinggi sepanjang masa AS dari semua platform perangkat keras," kata Piscatella dalam analisisnya.

Sementara itu, penjualan Xbox One dan PlayStation 4 masing-masing melonjak 160 persen dari bulan yang sama tahun lalu, kata NPD.

Kabar itu muncul bersamaan dengan beberapa perusahaan teknologi besar yang kian menggeluti gaming.

Google baru-baru ini meluncurkan layanan streaming game-nya, Stadia, sedangkan platform baru Apple, Arcade, menawarkan produk-produk untuk perangkat-perangkat berdukungan iOS.

Facebook bulan lalu meluncurkan aplikasi stand-alone yang memungkinkan pengguna membuat dan menonton livestream game.

Amazon pekan ini merilis game beranggaran besar pertama, Crucible, dari Amazon Game Studios.

gc/rl