INEOS Akuisisi Saham Mercedes Formula 1

Jonathan Noble
·Bacaan 2 menit

Sebagai bagian dari perjanjian itu, mantan pembalap Austria tersebut tetap menduduki jabatan sebagai prinsipal dan CEO selama tiga tahun ke depan.

Rumor ketertarikan INEOS sudah berhembus sejak September lalu. Mereka bahkan telah membahas aksi korporasi dengan pabrikan mobil Jerman itu.

Mercedes melepas kontrolnya terhadap tim, yang sebelumnya sebanyak 60 persen. Sedangkan, Wolff pun meningkatkan kepemilikan jadi 30 persen.

Wolff mengaku gembira dengan tercapainya kesepakatan dengan INEOS. Perusahaan tersebut meningkatkan statusnya dari sponsor jadi investor.

“Saya puas memulai bab baru untuk Mercedes-AMG Petronas F1. Tim ini seperti keluarga bagi saya. Kami melewati banyak pasang surut bersama di mana saya tak bisa membayangkan akan bekerja dengan grup orang-orang yang lebih baik di olahraga ini. Saya sangat senang melanjutkan kerja sama di era baru ini,” katanya.

“Investasi baru dari INEOS mengonfirmasi bahwa kasus bisnis di tim-tim Formula 1 kuat dan mengirim sinyal penting kepercayaan dalam olahraga setelah tahun penuh tantangan.”

Baca Juga:

Mercedes Beri Isyarat Hamilton Segera Sepakati Kontrak Baru Alonso Puji Kinerja Hamilton bersama Mercedes

Petinggi INEOS, Sir Jim Ratcliffe, mengonfirmasi manuver bertahap untuk menguasai saham Mercedes. Ia berharap perusahaannya mendapat keuntungan dari setiap sen yang disetor.

“Ketika kami masuk ke Formula 1 awal tahun ini. Kami memilih untuk melakukannya dengan tim Mercedes yang menetapkan tolok ukur baru, sejak itu kami membicarakan tentang bagaimana kami dapat meningkatkan keterlibatan,” ucapnya.

“Ini kesempatan unik untuk membuat investasi keuangan di tim yang berada di puncak, tapi masih punya potensi besar untuk berkembang di masa depan.”

Bos Mercedes, Ola Kallenius, menyambut kolaborasi itu dengan antusias. Ia pun optimistis tim akan lebih tahan banting,

“Kami tetap berkomitmen kepada Formula 1, dan adanya batasan anggaran sejalan dengan struktrur pemegang saham baru, yang menempatkan kami ke posisi lebih kuat untuk melanjutkan sukses,” katanya.

“Dengan keselarasan yang lebih dekat dengan divisi performa Mercedes-AMG pada awal 2021, dan kepemimpinan Toto berlanjut di tahun-tahun mendatang, masa depan Mercedes-Benz di Formula 1 cerah.”