Inflasi 2013 Diprediksi 4,4-4,5%

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah mengasumsikan laju inflasi tahun 2013 akan berada pada kisaran 4,4%-4,5% ditengah kondisi ekonomi global yang masih rentan.

Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan, Budiarso Teguh Widodo mengatakan, pemerintah berhati-hati dalam menentukan target makro ekonomi tahun anggaran 2013. Namun, pemerintah akan tetap menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan untuk mempertahankan inflasi 2013 agar tetap dalam kisaran tersebut.

"Upaya pemerintah untuk menjaga inflasi sebesar 4,4-5,4 persen ialah dengan menjaga ketersedian pasokan barang pokok terutama yang berasal dari dalam negeri, distribusi yang lancar dan koordinasi kebijakan fiskal moneter," ungkap Budiarso di DPR, Senin (18/6/2012).

Sementara tingkat suku bunga surat perbendaharaan negara (SPN) 3 bulan untuk tahun 2013 diasumsikan sekitar 4,5%-5,5%. Ia menjelaskan, penetapan tingkat bunga tersebut berdasarkan kondisi ekonomi global yang masih belum stabil.

"Didasarkan pada faktor eksternal, yaitu membaiknya perekonomian global meski masih terdapat risiko di kawasan Eropa dan likuiditas global yang masih cukup tinggi, serta obligasi pemerintah yang masih dianggap investor sebagai instrumen yang aman dan menarik," paparnya.

Sedangkan harga minyak acuan Indonesia (ICP) dalam asumsi makro ekonomi 2013 diasumsikan berada pada kisaran US$95-120 per barel. "Proyeksi harga minyak didasarkan pada perkembangan realisasi ICP dan harga minyak dunia, prediksi harga minyak dunia di 2013 dari berbagai sumber, dan masih tingginya ketidakpastian kondisi global," jelasnya.

Tahun 2013, pemerintah memperkirakan mampu memproduksi minyak (lifting minyak) sekitar 890-930 barel per hari dan produksi gas 1.325-1.390 ribu barel setara minyak per hari.

"Proyeksi berdasarkan perkembangan produksi 2012 dan peningkatan produksi serta perkiraan adanya tambahan produksi dari pengembangan lapangan baru," tututr Budiarso.[rus]
              

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat