Inflasi Terjaga, Menko Airlangga Sebut Perbankan Diuntungkan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menduga, pelaku industri perbankan saat ini sedang tersenyum-senyum berkat angka inflasi yang terjaga di bawah target pemerintah.

Airlangga menyebut, inflasi yang terjaga di level 1,7 persen membuat bank jadi gemuk dalam artian positif, lantaran bisa menjaga posisi dana pihak ketiga (DPK) hingga punya kecukupan modal untuk menyalurkan pinjaman.

Kondisi ini dinilainya jadi modal kuat untuk menghadapi segala kemungkinan buruk di bidang ekonomi, termasuk isu pengetatan moneter (tapering off) yang rencanannya bakal dilakukan bank sentral Amerika Serikat, The Fed.

"Inflasi terjaga di level 1,7 persen. Sehingga sesungguhnya bank sedang gemuk bukan hanya dari segi dana pihak ketiga, tetapi dari inflasi, lending marketnya juga relatif baik," ujar Airlangga dalam sesi webinar, Rabu (29/9/2021).

Pemerintah disebutnya juga telah menyiapkan strategi kerja agar pertumbuhan ekonomi positif bisa terus terjaga di tengah pandemi Covid-19.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pelonggaran Stimulus Terus Berlanjut

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Oleh karenanya, Airlangga menekankan, pemerintah terus melanjutkan berbagai pelonggaran stimulus agar roda perekonomian di tengah masyarakat bisa terus berputar.

"Kita lihat berbagai leading indikator, apakah itu indeks keyakinan konsumen, kemudian penjualan kendaraan akibat pemerintah menerapkan PPnBM yang dinolkan dan dilanjutkan sampai akhir tahun, kita lihat berbagai sektor sudah tumbuh membaik," tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel