Infodemik Marak, Menkominfo Catat Ada 1.556 Hoax Terkait COVID-19

Lis Yuliawati, Sherly (Tangerang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate menyebutkan, saat ini dunia, khususnya Indonesia tidak hanya tengah dihadapi dengan situasi pandemi COVID-19, tapi tengah menghadapi tantangan infodemik yang saat ini makin marak.

Infodemik mengarah pada informasi berlebih akan sebuah masalah, sehingga kemunculannya dapat mengganggu usaha pencarian solusi terhadap masalah tersebut.

"Seluruh masyarakat di dunia khususnya Indonesia, kini tidak hanya tengah berupaya menghadapi dan menangani COVID-19, tapi juga sedang menghadapi infodemik yang semakin marak di tengah ruang informasi publik dan menyebar dengan sangat mudah dan cepat di media digital," katanya di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat, 30 April 2021.

Pihaknya pun mencatat, selama pandemi, terdapat 1.556 hoax tentang kasus COVID-19 dan 117 hoax tentang program vaksinasi. Pihaknya pun meminta kepada masyarakat untuk tidak dengan mudah menerima segala informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Saat ini banyak informasi hoax soal pandemi, makanya kami imbau masyarakat selalu merujuk informasi yang akurat dan dapat dipercaya, seperti WHO. Pemerintah Indonesia yang dalam hal ini KPCPEN, Kemenkes dan lembaga terkait dan para ahli di bidangnya," ujarnya.