Ingat, Bekerja di Perusahaan Pinjol Ilegal Bakal Ditangkap Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi kembail menggerebek perusahaan pinjaman online (Pinjol) ilegal. Setelah ramai ditangkap, kini pinjol ilegal mengubah strategi pemasarannya untuk mengelabui polisi dan para pelanggannya.

11 Orang ditangkap dalam kasus terbaru. Di antaranya menjabat sebagai manajer.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah Lubis menyebut, para tersangka diminta oleh atasan mereka bekerja dari rumah.

"Sekarang mereka mainnya sudah tidak di kantor. Jadi mereka mainnya di rumah. Ini yang agak kesulitan bagi kita," kata Auliansyah kepada wartawan, Jumat (22/5).

Karena itu, Auliansyah berpesan, masyarakat agar tidak bekerja di perusahaan pinjaman online ilegal. Auliansyah mengatakan, masyarakat harus cermat dalam melihat lowongan pekerjaan yang berhubungan dengan pinjaman online.

Berkaca dari 11 karyawan yang ditangkap, Auliansyah mengatakan, dua di antara karyawan baru bekerja. Namun, apapun alasannya, perbuatan yang mereka lakukan melanggar hukum.

"Saya harap jangan mendaftar dan ikut bekerja sebagai pegawai pinjaman online ilegal ini," ujar dia.

Auliansyah mengatakan, pihaknya berkomitmen memberantas berantas pinjaman online ilegal sampai kapan pun. Bagi masyarakat yang terjerat pinjol ilegal dan pernah mendapat ancaman segera membuat laporan ke Polda Metro Jaya.

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya juga masih membuka layanan pengaduan melalui sambungan telepon maupun media sosial.

"Kami berharap pinjol ini benar-benar tidak ada lagi khususnya di daerah Jakarta," katanya.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel