Ingat, Gak Semua Bagian Mobil Boleh Kena Air Saat Dicuci

Pius Yosep Mali
·Bacaan 1 menit

VIVA – Mencuci mobil menjadi cara ampuh untuk membuat tetap bersih. Kegiatan ini bisa dilakukan sendiri sambil mengisi waktu, atau memanfaatkan jasa cuci yang banyak tersedia.

Ketika mencuci mobil, fokus utama pengerjaan biasanya hanya pada bagian eksterior meliputi bodi, kaca, dan kaki-kaki. Sementara pada bagian interior, karpet bisa dicuci dengan air sabun lalu dikeringkan, dan kompartemen lain hanya dilap saja.

Lantas, bagaimana cara membersihkan ruang mesin mobil? Diler Technical Support PT Toyota Astra Motor, Didi Ahadi mengatakan, tips otomotif untuk membersihkan area tersebut adalah dengan cara tidak menyemprotkan air bertekanan tinggi. Sebab, cara itu berpotensi merusak sejumlah komponen termasuk sistem kelistrikan.

“Sebaiknya (dibersihkannya) pakai lap dan sekadar dibasuh. Karena, mobil zaman sekarang memiliki banyak sensor, maka tidak disarankan terkena air untuk mengindari malfungsi," ujarnya seperti dikutip dari 100KPJ, Rabu 27 Januari 2021.

Sementara itu, CEO and Founder XTO Indonesia sebagai pakar detailing, Christopher Sebastian mengatakan, untuk membersihkan kompartemen mesin memang diperlukan cara yang sedikit berbeda, lantaran di ruang tersebut ada berbagai macam komponen yang rentan terhadap air.

"Mesin itu tidak boleh disemprot atau disiram dengan air, apalagi dengan tekanan tinggi. Jadi cukup disikat, atau dilap pakai mirco fiber. Boleh basuh air tapi tipis-tipis dengan kuas, atau dilap micro fiber," paparnya.

Agar ruang mesin dan komponen di dalamnya terlihat bersih meskipun tak disiram air, kata dia, bisa dilap memakai obat khusus untuk penghilang noda oli, grase, dan debu. Cara ini cukup ampuh ketika membersihkan kotoran yang sudah berkerak.

"Karena pengosokannya tipis-tipis maka dicampur cairan khusus. Jadi tanpa gosokan tekanan tinggi, kotoran sudah hilang," ujarnya.