Ingat! Jangan Berbohong Saat Bikin Lamaran Kerja Bila Tak Mau Hilang Pekerjaan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Semua orang tentunya membenci kebohongan dalam hal apapun itu. Salah satunya kebohongan yang tertera di dalam resume lamaran kerja.

Sekalinya seseorang melakukan kebohongan maka akan fatal dan akan melakukannya terus menerus sehingga dapat membahayakan ke depannya.

Mengutip dari CNBC, Jumat (6/11/2020) daftar teratas kebohongan dalam resume yakni meliputi kemampuan teknis, perizinan dan catatan kriminal. Namun masih terdapat sebuah masalah terbesar yakni tentang gelar akademis yang dimiliki.

Menurut pakar nasihat karier, banyak kandidat yang tidak ingin didiskualifikasi dari penelusuran ketika manajer perekrut menanyakan kandidat dengan gelar yang dimiliki.

Alih-alih berbohong, lebih baik untuk jujur dan terbuka tentang tingkat pendidikan Anda. Lebih baik untuk tanyakan diri sendiri keterampilan yang dimiliki dan letakkan di dalam resume.

Selain itu Anda juga dapat mencari pekerjaan lain yang tidak terlalu menargetkan akademisi atau gelar.

Namun jika Anda sedang berkuliah dan akan mendapatkan gelar nantinya, lebih baik untuk dicantumkan di resume dan catat tanggal kelulusannya.

Perlu diingat bahwa sebuah kepercayaan akau sulit didapat kembali jika manajer perekrut menemukan bahwa Anda telah berbohong.

Terakhir, Anda juga dapat menggunakan jaringan internal perusahaan sehingga memiliki peluang untuk dipekerjakan.

Jika Anda dapat melewati sistem pelacakan pelamar dan menyerahkan resume kerja ke tangan orang yang dapat menjamin bekerja di sana maka berjuanglah untuk hal tersebut.

Reporter: Tasya Stevany

Cara Terbaik Menjawab Saat Ditanya Alasan Minat Bekerja di Satu Perusahaan

Ilustrasi melamar kerja (Foto: Unsplash.com/ Raw Pixel)
Ilustrasi melamar kerja (Foto: Unsplash.com/ Raw Pixel)

Dalam melakukan wawancara tentunya ada banyak pertanyaan yang akan diberikan oleh perekrut kerja kepada calon karyawan mereka.

Pertanyaan yang ditanyakan pun mulai dari pertanyaan paling dasar seperti ‘ceritakan tentang diri Anda’ hingga pertanyaan yang menjebak dan sulit untuk dijawab seperti ‘mengapa Anda ingin bekerja di sini?’.

Tidak sedikit juga orang yang terkecoh dengan pertanyaan tersebut sehingga berujung menjawab dengan terbata-bata karena bingung dan takut salah untuk menjawabnya.

Oleh karena itu ketika perekrut menanyakan pertanyaan tersebut, maka Anda tidak boleh menjawab seperti ‘Anda siap untuk mengambil lebih banyak tanggung jawab, dan bekerja di perusahaan ini akan menjadi batu loncatan besar untuk karir saya.’

Meskipun jawabannya terdengar bagus tetapi ini juga menunjukkan bahwa Anda hanya menginginkan promosi dan kurang tertarik dengan perusahaan tersebut dan akan pergi begitu ada peluang yang baik di perusahaan lainnya.

Jawaban yang tepat untuk diutarakan adalah dengan ‘cerita koneksi’ seperti

1. Nilai-nilai pribadi yang selaras dengan nilai perusahaan

2. Posisi yang akan membantu Anda mengembangkan kualitas yang bermakna baik dalam kehidupan profesional maupun pribadi.

Cara menjawab yang paling ampuh

Mengutip dari CNBC, Kamis (5/11/2020) dari pertanyaan ‘mengapa Anda ingin bekerja di sini?’ berikut 3 contoh cara menjawab yang paling ampuh dan pastinya Anda akan mendapatkan pekerjaan:

1. Untuk posisi manajer akun di perusahaan perawatan kulit

“Saya telah membeli produk Anda dan secara khusus merekomendassikan produk ini kepda semua teman saya. Jadi saya sangat senang melihat posisi terbuka ini yang sangat cocok dengan keterampilan saya di perusahaan Anda. Selain itu saya juga percaya kunci kesuksesan suatu merek adalah membuat pelanggan senang.”

2. Untuk posisi penasihat kekayaan di perusahaan jasa keuangan

“Selama sekian tahun saya bekerja di industri keuangan. Saya membayangkan klien merasa uang mereka ada di tangan yang tepat. Saya ingin bekerja untuk perusahaan yang tidak hanya membantu orang untuk lebih memahami tentang keuangan, tetapi juga memberikan perasaaan aman.”

3. Untuk posisi rekan pemasaran di pengecer mode

“Saya selalu mengagumi komitmen perusahaan untuk memberi kembali. Ketika perusahaan produk masker kain membuka lowongan saya berpikir ingin bekerja di perusahaan tersebut, karena memberi kembali adalah bagian besar dari filosofi pribadi saya.”

‘Cerita koneksi’ orang akan bervariasi tetapi tujuan utamanya harus selalu sama untuk menunjukkan bahwa Anda memahami perusahaan dan bagaimana Anda menyesuaikan diri.

Oleh karena itu sebelum menyiapkan jawaban tugas terpenting yang harus dilakukan adalah melakukan penelitian tentang perusahaan yang dituju dan jangan lupa juga untuk menanyakan pada diri Anda sendiri.

Reporter: Tasya Stevany

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: