Ingat, Pembelian Pelatihan Kartu Prakerja Gelombang 12 Ditutup 1 April 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja memberikan tenggat waktu bagi peserta gelombang 12 untuk membeli pelatihan pertama sampai 1 April 2021.

"Untuk gelombang 12 batas akhir pembelian pelatihan pertama adalah 1 April 2021 pukul 23.59 WIB," jelas Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, dikutip Sabtu (27/3/2021).

Louisa mengingatkan, peserta Kartu Prakerja gelombang 12 yang belum membeli pelatihan tersebut nantinya akan dicabut status kepesertaannya.

"Kami masih memantau kemajuan para penerima Kartu Prakerja dalam membeli pelatihan pertama. Bila tidak maka kepesertaannya akan dicabut," tegas Louisa.

Kebijakan pencabutan status kepesertaan Kartu Prakerja ini tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020.

Di situ dituliskan, peserta yang dalam 30 hari sejak diumumkan sebagai peserta tidak segera membeli pelatihan pertama, maka kepesertaannya akan dicabut.

Hingga saat ini, program Kartu Prakerja sendiri telah membuka pendaftaran gelombang 16 sejak Jumat (26/3/2021) siang pukul 12.00 WIB, dengan jumlah kuota tersedia hanya untuk 300 ribu peserta.

"Dengan demikian genaplah target kami untuk merekrut 2,7 juta peserta Kartu Prakerja di semester I tahun 2021," tukas Louisa.

Usai Gelombang 16, Tak Ada Lagi Pendaftaran Kartu Prakerja di Semester I 2021

Kartu Prakerja
Kartu Prakerja

Program Kartu Prakerja kembali membuka pendaftaran peserta untuk gelombang 16 pada Kamis (25/3/2021), siang ini. Adapun kuota pada gelombang 16 kali ini sebanyak 300 ribu peserta.

"Gelombang 16 dibuka siang ini jam 12.00 WIB dengan kuota 300 ribu peserta," kata Head of Communication Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu kepada wartawan, Kamis (25/3/2021).

Pendaftaran peserta Kartu Prakerja gelombang 16 kali ini menjadi penerimaan terakhir untuk semester I 2021. Mengingat target untuk semester ini mencapai 2,7 juta peserta.

"Dengan demikian genaplah target kami untuk merekrut 2,7 juta peserta di semester 1 tahun 2021," kata dia.

Sebagai informasi saja, persyaratan untuk menerima Kartu Prakerja masih sama, yaitu Warga Negara Indonesia (WNI), usia 18 tahun ke atas dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal. Program ini ditujukan kepada pencari kerja, penganggur, pekerja dan wirausaha.

Pemerintah juga mengajak para pekerja yang dirumahkan atau kehilangan pekerjaan, dan para Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang terdampak pandemi covid-19.

Sementara insentif yang diterima oleh peserta Kartu Prakerja juga masih sama terdiri dari Rp 1 juta bantuan pelatihan, insentif pasca pelatihan Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan dengan total Rp 2,4 juta, serta insentif pasca survei masing-masing Rp 50 ribu senilai Rp 150 ribu.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: