Ingatlah bahwa di Balik Awan, Ada Matahari Bersinar Terang

Fimela.com, Jakarta Tahun baru, diri yang baru. Di antara kita pasti punya pengalaman tak terlupakan soal berusaha menjadi seseorang yang lebih baik. Mulai dari usaha untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan, menjalin hubungan, meraih impian, dan sebagainya. Ada perubahan yang ingin atau mungkin sudah pernah kita lakukan demi menjadi pribadi yang baru. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Change the Old Me: Saatnya Berubah Menjadi Lebih Baik ini.

***

Oleh: Trie Syanti Sinaga - Sei Rampah

Introspeksi diri adalah waktu untuk menilai diri kita sendiri, merenungi baik buruknya setiap tindakan, perbuatan dan sikap, ucapan dan pemikiran terhadap diri sendiri dan orang lain yang pernah dilakukan di waktu yang lalu. Pasti di masa lalu kita pernah merasakan kebahagiaan, kekecewaan dan kesedihan. Tentunya kita sebagai manusia ingin hidup dalam kebahagiaan setiap saat, namun terkadang kesedihan dan kekecewaan tak luput dari hidup kita.

Saat kita terluka dan menyesal bahkan melukai hati orang lain, bagaimana caranya mengembalikan keadaaan seperti semula? Tentu saja masa lalu tidak bisa diubah. Masa depanlah yang harus kita ubah agar menjadi pribadi yang lebih baik. Mengubah kebiasaan yang buruk menjadi kebiasaan yang mampu mengubah kita menjadi orang yang baik kedepannya.

Proses berubah menjadi lebih baik adalah proses di mana kita sudah mengetahui akan kesalahan dan ingin memperbaikinya dan berjanji dalam hati tidak akan mengulanginya lagi. Namun, harus kita lakukan segera tanpa membuang waktu agar keinginan tersebut terwujud dan tidak sia-sia. Jangan terus terjebak dengan kesalahan yang sama, akan membuat tidak adanya perubahan yang baik dalam diri kita. Tidak ada salahnya kita mencoba hal yang baru, walaupun awalnya membuat kita tak nyaman tetapi hal inilah yang akan memberikan kita banyak pelajaran dan pengalaman. Dan juga ambillah waktu sebentar dan ingatlah kembali hal-hal baik yang kamu dapatkan dalam hidup ini dan bersyukurlah akan hal itu.

Hadapi Semua Rintangan Hidup

ilustrasi./Photo by Erke Rysdauletov on Unsplash

Segala pergumulan tidak akan selesai dengan hanya mengeluh bahkan menyalahkan orang lain atas kekecewaan dan kegagalan di masa lalu, hidup kita tidak akan lebih baik dengan hal tersebut. Sering mengeluh dan menyalahkan keadaan dapat membuat kita menjadi orang yang negatif dan tidak berkembang. Berhentilah melakukan itu mulai sekarang. Jika kamu merasa hidupmu sudah berada di luar kendalimu, saatnya kamu berlutut dan memohon kepada Sang Pencipta. Dia Maha Mengetahui apa yang menjadi tujuan hidupmu. Hal ini dapat membuat hati dan pikiranmu menjadi lebih tenang, damai, dan membuat cara berpikir kita lebih luas.

Tak mengapa itulah hidup yang sesungguhnya. Setiap orang pernah memiliki hari-hari yang berat, punya kesalahan dan hal-hal yang di sesali, maka sabarlah, lupakanlah, dan maafkanlah. Lihat ke depan dan perbaiki diri untuk masa depan yang lebih baik.

Saat kita bahagia ingatlah untuk selalu bersyukur, saat kita terpuruk ingatlah bahwa di balik awan ada matahari yang bersinar terang, kita harus lebih semangat untuk melalui semua rintangan hidup walaupun rasa lelah dan cemas akan sedikit mengganggu hati kita. Itulah namanya perjuangan yang sesungguhnya. Jadi tetap optimis untuk menjadi pribadi yang lebih baik demi masa depan.

#GrowFearless with FIMELA