Inggris Akan Dapat 2 Juta Vaksin COVID-19 AstraZeneca Setiap Pekannya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, London - Sekitar dua juta dosis vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca siap untuk disuplai setiap pekannya pada pertengahan Januari 2021 di Inggris, sebagaimana dilaporkan The Times.

AstraZeneca memperkirakan suplai dengan total dua juta dosis vaksin pada pekan depan, diberitakan surat kabar itu, mengutip seorang anggota tim Oxford-AstraZeneca yang tidak disebut namanya.

"Rencananya adalah untuk dilakukan berangsur-angsur dengan cepat - hingga pekan ketiga Januari kami seharusnya sudah dapat mencapai dua juta per pekan," sebut laporan tersebut sebagaimana diwartakan Reuters, dikutip dari Antara, Minggu (3/1/2021).

Perusahaan tersebut belum memberikan komentar atas permintaan Reuters.

Laporan tersebut datang usai Inggris pada Rabu 30 Desember 2020 menyetujui penggunaan vaksin COVID-19 Oxford-AstraZeneca, dengan harapan aksi cepat dapat membantu memutus lonjakan mata rantai yang disebabkan oleh varian baru virus corona COVID-19 yang sangat menular.

Perdana Menteri Boris Johnson telah memesan total 100 juta dosis untuk Inggris sebagai bagian dari persetujuan dengan perusahaan itu.

Perusahaan tersebut mengatakan pihaknya menargetkan untuk menyuplai jutaan dosis vaksin COVID-19 dalam kuartal pertama, menambahkan bahwa vaksinasi pertama dijadwalkan untuk dimulai tahun ini.

Inggris, yang telah mencatat lebih dari 50.000 kasus harian COVID-19 dalam empat hari terakhir, tengah menghadapi penyebaran varian baru virus corona yang lebih mudah menular dengan cepat. Hingga Jumat (1/1/2021) Inggris telah mencatat 53.285 kasus COVID-19 baru dan 613 kematian.

Penerima Vaksin COVID-19 di Israel Tertinggi Sedunia Saat Ini, Capai 1 Juta Orang

Orang-orang yang mengenakan masker melintasi sebuah jalan di Tel Aviv, Israel, pada 21 Agustus 2020. Total kasus COVID-19 di Israel mencapai 100.716, dengan 1.117 kasus baru dilaporkan sejak Kamis (20/8) malam waktu setempat. (Xinhua/JINI/Gideon Markowicz)
Orang-orang yang mengenakan masker melintasi sebuah jalan di Tel Aviv, Israel, pada 21 Agustus 2020. Total kasus COVID-19 di Israel mencapai 100.716, dengan 1.117 kasus baru dilaporkan sejak Kamis (20/8) malam waktu setempat. (Xinhua/JINI/Gideon Markowicz)

Sementara itu, Israel telah memberikan vaksin virus corona COVID-19 kepada lebih dari satu juta orang. Angka itu merupakan yang tertinggi di dunia untuk saat ini.

Israel memiliki tingkat 11,55 dosis vaksinasi per 100 orang, diikuti oleh Bahrain pada 3,49 dan Inggris pada 1,47, menurut situs web pelacakan global yang berafiliasi dengan Universitas Oxford, dikutip dari BBC, Minggu (3/1/2021).

Sebagai perbandingan, Prancis baru memvaksinasi total 138 orang per 30 Desember 2020

Lebih dari 1.8 juta orang sekarang telah meninggal karena virus di seluruh dunia.

Angka komparatif tentang vaksinasi disatukan oleh Our World in Data, yang merupakan kolaborasi antara Universitas Oxford dan badan amal pendidikan.

Mereka mengukur jumlah orang yang telah menerima dosis pertama vaksin virus corona COVID-19. Sebagian besar vaksin yang disetujui untuk digunakan sejauh ini mengandalkan dua dosis, dengan jarak seminggu antara masing-masing suntikan.

Simak video pilihan berikut: