Inggris Catat 174 Kematian Harian Akibat COVID-19, Tertinggi Sejak Maret 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, London - Inggris melaporkan 174 kematian harian terkait Corona COVID-19. Ini merupakan salah satu jumlah kematian tertinggi yang tercatat dalam satu hari di negara tersebut.

Sebelumnya, 175 orang tercatat meninggal dunia pada 12 Maret 2021, demikian dikutip dari laman Xinhua, Rabu (25/8/2021).

Jumlah total kematian terkait Virus Corona COVID-19 di Inggris sekarang mencapai 131.854. Angka-angka ini hanya mencakup kematian orang yang meninggal dalam waktu 28 hari setelah hasil tes pertama mereka positif COVID-19.

Sejauh ini 30.838 orang di Inggris telah dinyatakan positif COVID-19, sehingga jumlah total kasus Virus Corona COVID-19 di negara itu menjadi 6.555.200.

Sementara itu, data dari Kantor Statistik Nasional (ONS) menunjukkan ada 652 kematian terkait Virus Corona COVID-19 yang terdaftar di Inggris selama sepekan hingga 13 Agustus, jumlah tertinggi sejak 800 kematian tercatat dalam pekan hingga 26 Maret 2021.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Terkait Sejumlah Penyelenggaraan

Seorang wanita yang mengenakan masker berjalan di atas Waterloo Bridge yang kosong, London, Inggris, 12 Januari 2021. Inggris sedang menerapkan lockdown nasional ketiga untuk mengekang penyebaran virus corona COVID-19. (Victoria Jones/PA via AP)
Seorang wanita yang mengenakan masker berjalan di atas Waterloo Bridge yang kosong, London, Inggris, 12 Januari 2021. Inggris sedang menerapkan lockdown nasional ketiga untuk mengekang penyebaran virus corona COVID-19. (Victoria Jones/PA via AP)

Data terbaru muncul ketika hampir 5.000 kasus Virus Corona COVID-19 di Inggris diduga terkait dengan festival musik dan event selancar Boardmasters di Cornwall. Para pejabat kesehatan telah meluncurkan penyelidikan terkait hal tersebut.

Lebih dari 87 persen orang berusia 16 tahun ke atas di Inggris telah mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19 mereka, sementara lebih dari 77 persen telah menerima dosis kedua.

Untuk mengembalikan kehidupan normal, negara-negara seperti Inggris, China, Jerman, Rusia, dan Amerika Serikat berpacu dengan waktu untuk meluncurkan vaksin Virus Corona COVID-19.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel