Inggris Diteror Sejarah Memilukan Lawan Jerman

·Bacaan 1 menit

VIVA – Inggris mendapat lawan berat di babak 16 besar ajang EURO 2020, mereka ditantang oleh Jerman. Duel tersebut akan tersaji pada Selasa 29 Juni 2021 di Stadion Wembley.

Jelang laga, skuad The Three Lions dibayangi sejarah memilukan dimana mereka selalu kesulitan menang melawan Der Panzer. Dilansir Soccerway dari 7 pertemuan melawan Jerman di fase gugur EURO dan Piala Dunia, mereka sudah kalah sebanyak 5 kali dan dua lainnya berakhir imbang.

Terakhir kali Inggris menang melawan Jerman adalah di final Piala Dunia 45 tahun lalu tepatnya 1966. Kala itu Inggris menang dengan skor 4-2.

Catatan minor tersebut memang terus menghantui Inggris, namun tekad mereka untuk melaju ke babak selanjutnya tidak terbendung. Kapten Inggris, Jordan Henderson tak gentar dan tetap menjaga fokus demi meraih kemenangan atas Der Panzer.

Menurut Henderson, para pemain muda yang saat ini mendominasi skuad Timnas Inggris punya kualitas permainan yang baik. Untuk itu, ia pun tak ragu Inggris bisa mengatasi perlawanan Jerman di babak 16 besar.

“Kami memiliki skuat yang cukup muda tetapi saya pikir itu bisa menjadi hal yang positif. Banyak dari para pemain ini hanya keluar dan bermain, menikmati permainan, bermain tanpa rasa takut. Dan itulah yang perlu mereka lakukan lagi,” ujar Henderson dikutip dari sportsmole.co.uk, Jumat 25 Juni 2021.

"Hadapi dan nikmati, hadapi dan tunjukkan kepada semua orang betapa bagusnya mereka. Gunakan emosi dan gairah dengan cara yang benar untuk memberi Anda energi untuk permainan, karena itu bisa menjadi perbedaan yang nyata," tegasnya.

Untuk diketahui, Harry Kane cs melaju ke babak 16 besar EURO 2020 sebagai juara Grup D dengan torehan 7 poin dari 3 laga. Mereka mendapat 2 kemenangan dan 1 kali imbang.

Sementara Jerman finis di posisi kedua dengan 4 poin dari 3 laga. Mereka mendapat 1 kali kemenangan, 1 imbang dan 1 kali kalah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel