Inggris Dukung Keputusan Prancis untuk Campur-Tangan Militer di Mali

London (ANTARA/Xinhua-OANA) - Inggris mengatakan negara itu akan mendukung campur tangan militer Prancis di Mali pada Jumat (11/1), setelah Prancis sebelumnya mengumumkan keterlibatannya.

French fighter-bombers head out for mission over MaliFrench military releases video of Rafale fighter bombers leaving for mission over Mali. Rough Cut (no reporter narration).

Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan di akun Twitternya, "Inggris mendukung Prancis untuk memberi bantuan kepada Pemerintah Mali dalam menghadapi gerak maju gerilyawan."

Presiden Prancis Francois Hollande, Jumat malam, mengumumkan Prancis akan menawarkan dukungan buat tentara Mali guna menghadapi serangan gerilyawan fanatik di negeri tersebut, demikian laporan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius belakangan mengkonfirmasi tentara Prancis telah ikut dalam operasi militer di negara Afrika Barat itu.

Fabius mengatakan komitmen militer Paris untuk membantu membersihkan gerilyawan fanatik dari wilayah Mali akan membantu pembebasan sandera Prancis yang diculik di wilayah Sahel.

Warganegara Prancis telah menjadi sasaran kelompok gerilyawan di Wilayah Sahel, sebagai reaksi atas komitmen militer Prancis di Afghanistan dan melanjutkan dukungan bagi pemerintah Mali untuk mengusir gerilyawan fanatik dari wilayah Mali utara.

Tujuh warganegara Prancis saat ini di tangan penculik di wilayah tersebut.(rr)

Memuat...