Inggris Izinkan Mantan Dubes Myanmar Kyaw Zwar Tetap Tinggal

Daurina Lestari
·Bacaan 1 menit

VIVAInggris akan mengizinkan mantan Duta Besar Myanmar, Kyaw Zwar Minn, untuk tetap tinggal di negara itu, sambil ia memutuskan masa depannya setelah tidak bisa masuk ke kedutaan besarnya sendiri, kata otoritas pada Jumat 9 April 2021.

"Kami mengecam cara militer Myanmar di London melarang masuk duta besar mereka ke kedutaan kemarin sore," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Inggris.

"Kami mengapresiasi keberanian Kyaw Zwar Minn dalam membela rakyat Myanmar. Mengingat aksi perundungan terjadi terhadap Tuan Minn, kami berupaya memastikan bahwa ia bisa tinggal dengan aman di Kerajaan Inggris sambil memutuskan masa depannya untuk jangka panjang."

Kyaw Zwar Minn, yang terkunci dari kedutaannya oleh perwakilan militer, pada Kamis 8 April lalu, mendesak pemerintah Inggris agar tidak mengakui utusan junta militer dan mengusir mereka pulang ke Myanmar. Kyaw telah dicopot dari jabatannya, setelah dia mengeluarkan pernyataan yang mendesak militer untuk membebaskan Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.

"Kami yakin pemerintah Inggris tidak akan mendukung mereka yang bekerja untuk junta militer dan kami juga akan mendesak pemerintah Inggris agar memulangkan mereka," katanya, melalui juru bicara yang membacakan pernyataannya dalam bahasa Inggris.

Dalam sebuah surat ke Kementerian Luar Negeri Inggris dari kedutaan Myanmar, yang dilihat oleh Reuters, mereka yang mengendalikan kedutaan menyebutkan bahwa wakil Duta Besar Chit Win telah mengambil alih tanggung jawab di London mulai 7 April.

Kyaw Zwar Minn melalui juru bicaranya mengatakan bahwa "dirinya secara penuh meyakini bahwa pemerintah Inggris akan terus memperlihatkan penolakan mereka terhadap rezim militer yang melanggar hukum." (Antara/Ant)