Inggris Kucurkan Rp 496 Miliar Bantu Pengembangan Startup di Jawa Barat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Inggris, Elizabeth Truss di Bogor Creative Center (BCC) Kota Bogor, Jumat (12/11/2021).

Ridwan Kamil didampingi Wali Kota Bogor, Bima Arya dalam kunjungan Elizabeth Truss untuk meluncurkan Nurture To Scale Program.

Turut hadir menyambut Menteri Luar Negeri Inggris, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins bersama para staf Kedutaan Inggris untuk Indonesia.

Program tersebut dalam membantu perusahaan rintisan teknologi menjadi unicorn dan lainnya untuk masa depan. Ada 35 bisnis yang terpilih dan menjadi bagian dari program tersebut.

"Kami ingin membangun kerja sama dalam bidang perdagangan dan teknologi. Saya bisa melihat energi dan kegembiraan dalam hubungan teknologi serta kreativitas yang menjadi peluang di masa depan," kata Elizabeth.

Tak hanya itu, Inggris juga telah berinvestasi senilai USD 35 miliar atau sekitar Rp 496,6 miliar (kurs 14.189 per dolar AS) dalam peningkatan kapasitas dan pengembangan ekosistem digital di Indonesia, di samping melakukan program untuk mendorong keterlibatan perempuan dan kelompok marginal.

"Program ini akan memberikan pengusaha perempuan Indonesia keterampilan yang mereka butuhkan untuk mengembangkan usahanya, sehingga dapat mendukung mata pencaharian mereka dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia," kata dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Percontohan Networking

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Inggris, Elizabeth Truss di Bogor Creative Center (BCC) Kota Bogor, Jumat (12/11/2021).
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Inggris, Elizabeth Truss di Bogor Creative Center (BCC) Kota Bogor, Jumat (12/11/2021).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku bangga startup di Jawa Barat dipilih sebagai percontohan networking oleh pemerintah Inggris.

"Jabar diwakili Kota Bogor untuk ekonomi kreatifnya, untuk membantu para startup yang keren-keren menjadi besar dengan skala mendunia," kata Kang Emil.

Bahkan, Menlu Inggris menawarkan salah satu startup dari Kota Bogor untuk membuka usaha di Inggris.

Selepas pertemuan, Gubernur Jabar dan Wali Kota Bogor Bima Arya diundang Menlu Inggris untuk berkunjung ke London pada April 2022.

"Kunjungan ini untuk mengkoneksikan apa yang sudah diprogramkan di Kota Bogor untuk skala besar di London," kata Bima Arya. (Achmad Sudarno)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel