Inggris menyerukan penyelidikan independen terhadap protes Hong Kong

London (Reuters) - Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab, Jumat (9/8), menyerukan penyelidikan independen terhadap protes baru-baru ini di bekas koloninya, Hong Kong.

Dalam sebuah pembicaraan melalui telepon dengan kepala eksekutif Hong Kong Carrie Lam, Raab mengutuk kekerasan tetapi menekankan hak untuk melakukan protes damai.

"Menteri Luar Negeri menekankan perlunya menemukan jalan ke depan melalui dialog politik yang bermakna, dan penyelidikan yang sepenuhnya independen terhadap peristiwa baru-baru ini sebagai cara untuk membangun kepercayaan," kata Kementerian Luar Negeri di London dalam sebuah pernyataan.

"(Dia) mengutuk tindakan kekerasan oleh semua pihak tetapi menekankan hak untuk protes damai, mencatat bahwa ratusan ribu orang Hong Kong telah memilih jalan ini untuk mengekspresikan pandangan mereka," tambahnya.

"Dia menggarisbawahi bahwa kekerasan seharusnya tidak mengaburkan tindakan sah mayoritas."