Ingin Cuan dari Investasi Emas, Hindari 5 Kesalahan Berikut Ini

Merdeka.com - Merdeka.com - Minat masyarakat berinvestasi dalam instrumen emas terus mengalami peningkatan karena dianggap menguntungkan. Ini karena harga emas relatif stabil dan cenderung mengalami peningkatkan dari tahun ke tahun.

Meski begitu, tak sedikit orang yang mengaku mengalami kerugian setelah berinvestasi emas. Umumnya mereka belum memahami secara detail risiko dan keuntungan dari berinvestasi emas.

Untuk itu, Anda perlu memperhatikan beberapa kondisi agar terhindar dari kesalahan melakukan dalam investasi emas. Sehingga, Kamu tetap bisa cuan dari investasi logam mulia tersebut.

Melansir laman Sahabat Pegadaian, Minggu (30/10), terdapat lima hal yang harus Anda hindari supaya tidak terjebak dengan kesalahan dari berinvestasi emas. Berikut ulasannya:

1. Tidak memeriksa kemurnian emas

Bagi Anda yang ingin meraup cuan dari berinvestasi emas, disarankan untuk membeli emas murni dalam bentuk batangan. Cara ini agar terhindar dari melakukan kesalahan saat investasi.

"Alasannya saat berinvestasi emas dalam bentuk batangan, maka Anda bisa mendapatkan emas murni tanpa adanya campuran yang lain," tulisnya.

2. Tidak memiliki tempat penyimpanan yang memadai

Emas memang mudah dibawa dan dipindahkan. Tetapi hal inilah yang membuat emas lebih berisiko hilang dan dicuri oleh orang lain.

Untuk itu, penting bagi Anda untuk memiliki tempat penyimpanan khusus atau bisa menyewa tempat penyimpanan saat memutuskan untuk berinvestasi emas. Sehingga, logam mulia yang anda miliki tetap aman.

3. Tidak membandingkan harga emas

Kesalahan investasi emas selanjutnya adalah terlalu terburu-buru melakukan pembelian emas. Jadi, Anda harus meluangkan waktu untuk membandingkan harga emas di beberapa tempat terpercaya agar bisa mendapatkan harga terbaik.

"Jangan sampai Anda malah rugi karena ada penjual yang menaikkan harga emas terlalu tinggi. Hal ini sangat penting dilakukan khususnya bagi kita yang tidak memantau pergerakan harga emas," jelasnya.

4. Tujuan investasi yang salah

Jika tujuan utama memiliki emas untuk mendapatkan imbal hasil di masa depan, maka pilihlah emas dalam bentuk batangan, bukan dalam bentuk perhiasan. Sebab, membeli emas batangan jauh lebih menguntungkan karena Anda tidak akan dibebankan dengan biaya pembuatan saat menjualnya kembali.

Jika membeli emas dalam bentuk perhiasan, maka akan ada komponen biaya pembuatan saat pembelian dan saat dijual. Biasanya toko emas tidak hanya menghitung kadar dan beratnya, tapi juga biaya pembuatan perhiasan.

"Makin rumit bentuk emas itu, makin mahal ongkos yang dikeluarkan," bebernya.

5. Tidak memantau harga emas

Saat ingin mulai investasi emas, baiknya mengetahui pergerakan harga emas terbaru. Cara ini memiliki peranan penting untuk menentukan keuntungan Anda dari investasi emas.

Maka dari itu, Anda sebagai investor harus memastikan membeli emas saat harga rendah dan menjualnya saat harga emas telah meningkat. Jangan sampai menjual emas saat harganya di bawah harga beli karena itu bisa membuat Anda merugi. [azz]