Ingin Ekspor Produk ke Luar Negeri? Yuk Pahami Hal Ini Dahulu

Liputan6.com, Jakarta - Siapa yang tak ingin ekspansi bisnis hingga ke luar negeri dan memiliki jaringan bisnis internasional? Semua tentu menginginkannya.

Sebab, saat ini pasar global sudah sangat terbuka dan makin berpeluang besar dengan adanya dunia online. Maka, saatnya Anda untuk ambil bagian di dalamnya.

Sebelum melakukannya, ada yang perlu Anda perhatikan lebih dulu supaya urusan pengiriman barang ke luar negeri bisa berlangsung dengan aman dan tidak ada hambatan. Terpenting, barang sampai dengan selamat sesuai waktu yang ditentukan.

Jadi, sebelum kirim barang ke luar negeri, cobalah mencari tahu terlebih dahulu hal berikut ini, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Kirim Barang ke Luar Negeri itu Butuh Strategi, Cari Tahu dan Pahami Strateginya 

Ada beberapa hal yang perlu dipastikan dalam pengiriman antar negara sebelum Anda memulainya. Sehingga, diperlukan strategi khusus. 

Misalnya, bisa memulai dengan mengirimkan ke negara tetangga terdekat dari negara Anda. Dari Indonesia, Anda bisa ekspansi dengan mengirimkan barang ke negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan sebagainya. 

Setelahnya, lakukan evaluasi. Dari sekian banyak tujuan negara yang Anda lakukan, manakah permintaan barang terbanyak. Misalnya dengan menganalisisnya dari tingkat kunjungan tertinggi saat di laman web resmi online shop milik Anda. 

Tingkat kunjungan tertinggi dari negara tertentu bisa dikatakan adalah yang paling menginginkan barang yang sedang dipasarkan.

Fokuslah pada barang yang akan dikirim dan tambahkan nilainya agar semakin memiliki nilai tambah dibanding barang sejenis atau bahkan mirip.

2. Jangan Buta Soal Aturan di Negara Tujuan Pengiriman Barang

Ilustrasi orang sedang mengetik di laptop

Saat kamu sudah mengumpulkan daftar negara tujuan untuk pengiriman antar negara atau internasional, jangan lupa juga untuk kumpulkan info tentang peraturang negara tersebut. Khususnya di bidang pengiriman internasional. 

Karena dikhawatirkan ada beberapa negara yang justru melarang pengiriman barang jenis tertentu bahkan dibatasi kuantitasnya. 

Informasi tersebut bisa Anda dapatkan dari mencari sumber terpercaya di internet, misalnya dengan mengunjungi situs resmi negara tersebut. Kemudian cari tentang bidang yang menangani pengiriman internasional. 

Bisa juga enggan bertanya ke rekan atau kolega yang pernah memiliki pengalaman tinggal di negara tersebut atau pernah melakukan transaksi jual beli dengan mode pengiriman barang antar negara sebelumnya. 

Saat sudah akan mengirim barang, cek jalur pengirimannya dengan memantaunya secara online. Demi memastikan barang sampai dengan selamat.

3. Kirim Barang ke Luar Negeri itu Mahal, Kalkulasi dengan Baik

Ilustrasi mengatur keuangan.

Jangan lupa untuk menghitung keseluruhan biaya operasional yang Anda keluarkan selain biaya pokok barang. Misalnya tentang biaya pengemasan (packaging), kemudian biaya pengirimannya, pajak yang terkena atas barang tersebut, biaya penanganan, dan lain-lain. 

Untuk bisa kemudian menentukan harga secara menyeluruh, pastinya Anda juga harus mengumpulkan info terlebih dulu seperti yang disarankan tadi. Sehingga penentuan harganya tidak terlalu mahal atau terlalu murah.

Tak ada salahnya meminta saran pada mentor atau orang yang lebih berpengalaman dalam bisnis yang sedang Anda jalani. Yang perlu diperhatikan adalah kejujuran saat bertransaksi. 

Jangan sampai customer merasa Anda tidak transparan karena biaya total keseluruhan tidak kamu sebutkan di awal. Bisa bisa Anda memiliki reputasi buruk yang akan dengan cepat menyebar. 

Ingat Selalu Kunci Sukses Pengiriman Barang Antar Negara

Kunci sukses pengiriman barang antar negara adalah tahu produk atau barang apa yang sedang diminati untuk dilempar ke pasaran, lalu beranikan diri untuk mencari tahu informasinya, kemudian menentukan harga keseluruhan dengan jujur, dan komunikasikan kepada customer dengan baik.

Setelah rutin dilakukan, coba kaji lagi apakah strategi yang Anda lakukan efektif atau kurang efektif untuk dilakukan. Terus update peraturan yang berlaku di negara tujuan dan lakukan penyesuaian. 

Ekspansi dengan mengirimkan barang ke luar negeri memang menggiurkan dari awal dan menarik siapa saja untuk mencobanya. Namun, yang perlu diingat adalah tetap ada risiko yang harus ditanggung sebagai pebisnis.

Misalnya barang tidak sampai atau mengalami sesuatu di perjalanan. Karenanya, memiliki dana alokasi khusus dibanding melayani pengiriman barang ke dalam negeri juga perlu disiapkan.