Ingin Fokus Penyembuhan Narkoba, Coki Pardede: Biarlah Saya Belajar, Memperbaiki Diri Dulu

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Penyesalan diutarakan Coki Pardede soal penangkapannya terkait narkoba. Sebagai figur publik, ia merasa gagal memberi contoh positif kepada penggemar. Coki Pardede sendiri tak membenarkan penggunaan narkoba yang dilakukannya.

Sahabat Tretan Muslim ini mengingatkan masyarakat dan orang terdekat agar tak mengikuti kesalahannya dalam mengonsumsi narkoba. Menurut sang komika, narkoba merusak hidup dan karier yang telah ia rintis.

"Ini jadi pelajaran buat saya tentunya, dan juga pelajaran buat teman-teman di luar sana," kata Coki Pardede di Polres Metro Tangerang Kota, Sabtu (4/9/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Bahaya Ketergantungan Narkoba

Komika Reza atau Coki Pardede tampak mengenakan baju tahanan Polro Metro Tangerang.
Komika Reza atau Coki Pardede tampak mengenakan baju tahanan Polro Metro Tangerang.

Coki Pardede mengingatkan penggemar agar membuang jauh-jauh keinginan mengonsumsi narkoba. "Bahwa ketergantungan kepada zat terlarang tentu tidak ada untungnya sama sekali," ia menjelaskan.

Belajar

Coki Pardede (Foto: Instagram/@cokipardede666)
Coki Pardede (Foto: Instagram/@cokipardede666)

Coki Pardede menyebut penangkapannya terkait narkoba sebagai momentum untuk belajar dan memperbaiki diri. Ia ingin menyembuhkan ketergantungan terhadap narkoba.

"Jadi, biarlah saya belajar dulu, biarlah saya memperbaiki diri dulu. Biar nanti saat saya kembali lagi di panggung itu saya jadi lebih baik, lebih bertanggung jawab, dan bisa menghibur teman-teman yang ada di luar sana," ia mengungkapkan.

Tertunda

Coki Pardede (Deki Prayoga/bintang.com)
Coki Pardede (Deki Prayoga/bintang.com)

Coki Pardede minta maaf terhadap para penggemar. "Karena akan sedikit tertunda karya-karya yang bisa teman-teman nikmati. Karena ada urusan yang lebih penting, yaitu kesembuhan saya dari adiksi terhadap obat-obatan terlarang," ia mengakhiri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel