Ingin jadi anggota DPR harus siapkan uang

MERDEKA.COM. Pengamat Pemilu dari Perkumpulan Pemilu Untuk Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini mengatakan rekrutmen calon legislatif saat ini tidak mengikuti AD/ART partai politik (Parpol). Mereka yang menjadi caleg lebih karena memiliki kemampuan dana atau uang.

"Ini strategi partai, modal awal adalah uang," kata Titi dalam diskusi Sistem Pencalegan Parpol untuk Pemilu 2014 di Media Center KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (22/2).

Dia menilai, saat ini sistem politik telah dibajak sistem politik parpol. Jika parpol tersebut mencalonkan 10 dapil caleg, berarti 10 anggota caleg yang dipilih.

"Kalau dapil 10, maka calegnya juga 10 yang dipilih," pungkas Titi.

Dia pun berharap sistem seperti ini harus diubah dalam seleksi caleg dalam Pemilu 2014. Jika tidak maka orang-orang di DPR akan diisi oleh bukan orang yang ideal dan profesional tapi hanya orang-orang yang punya uang yang populer.

"Sistem ini harus diubah," pungkasnya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.