Ingin ke Gereja, Wanita Asia Usia 65 Tahun Ditendang di Jalanan New York

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, New York - Seorang wanita berusia 65 tahun menjadi korban kekerasan brutal terhadap warga keturunan Asia di New York. Beberapa saksi mata tampak membiarkan ketika wanita itu diserang.

Pada video yang disebar kepolisian New York di Twitter, wanita Asia itu sedang berjalan sendirian, kemudian seorang pria dari arah berlawanan menendangnya.

Wanita bertubuh kurus itu langsung terjerembab, kemudian pelaku lanjut menghajarnya berkali-kali.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Menurut New York Post, Selasa (30/3/2021), wanita itu sedang menuju gereja di Midtown pada. Aksi kekerasan itu terekam dari video pengawas di dalam sebuah gedung.

Kasus ini diinvestigasi oleh unit Kejahatan Kebencian di kepolisian New York.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

NYPD Crime Stoppers berkata serangan terjadi pada Senin (29/3) pada pukul 11:40 siang di 360 West 43rd Street. Ada tawaran U$S 2.500 bagi yang memberi informasi tentang pelaku.

Kasus penyerangan ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap keturunan Asia di New York. Pada beberapa kasus terakhir, korban banyak yang merupakan perempuan.

Seorang Ibu Keturunan Asia Dihajar di Depan Anaknya

Ilustrasi New York (Photo by Patrick Tomasso on Unsplash)
Ilustrasi New York (Photo by Patrick Tomasso on Unsplash)

Sepekan sebelumnya, seorang ibu keturunan Asia ditinju di New York usai menghadiri unjuk rasa anti-kebencian dan rasisme. Ia ditinju di depan anak perempuannya yang masih kecil.

Korban yang bernama Katie Hou sedang berjalan di Astor Place pada Minggu siang (22/3) ketika seorang laki-laki mendatanginya. Laki-laki itu meminta tanda yang Katie bawa untuk unjuk rasa.

Katie berkata pelaku mencoba membuang tanda yang ia bawa.

"Saya bertanya 'kamu sedang apa?' Dan ia berjalan ke arah saya dan memukul saya dua kali," ujarnya seperti dilaporkan NBC, Selasa (23/3/2021).

Serangan terhadap Katie terjadi di tengah meningkatnya kekerasan terhadap warga keturunan Asia di New York. Unit kejahatan kebencian kepolisian New York menangani kasus ini.

Katie Hou sempat mengejar dan berhasil merekam pelaku. Videonya disebar oleh kepolisian New York agar publik ikut membantu mencarikan informasi.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Pesan KJRI New York

Bulan purnama terlihat di belakang Patung Liberty, New York City, Amerika Serikat, Kamis (7/5/2020). Fenomena supermoon atau di belahan Bumi lain disebut flower moon ini merupakan yang terakhir di tahun 2020. (Johannes EISELE/AFP)
Bulan purnama terlihat di belakang Patung Liberty, New York City, Amerika Serikat, Kamis (7/5/2020). Fenomena supermoon atau di belahan Bumi lain disebut flower moon ini merupakan yang terakhir di tahun 2020. (Johannes EISELE/AFP)

Konsulat Jenderal RI di New York, Amerika Serikat, pada 6 Maret 2021, mengeluarkan imbauan agar masyarakat Indonesia waspada serta "memperhatikan situasi keamanan setempat" menyusul insiden diskriminasi dan kekerasan bermotif rasial terhadap orang Asia di Kota New York.

"Perhatikan situasi keamanan setempat melalui pemberitaan di media massa ataupun sumber-sumber resmi dari pemerintah setempat," bunyi imbauan itu dikutip dari laman Twitter resmi KJRI New York.

KJRI juga menjelaskan bahwa pemerintah Kota New York juga telah meluncurkan website untuk melaporkan tindak diskriminasi atau kejahatan bermotif rasial di laman https://www1.nyc.gov/site/cchr/media/covid19.page

Dalam keadaan darurat, hubungan 911. Sekiranya memerlukan bantuan KJRI New York, dapat menghubungi hotline KJRI New York pada nomor: 347 806 9279 ; 646 491 3809 ; 646 238 8721 ; 929 366 9842 ; 929 329 4872.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: